Kaus Pramuka Mathlaul Anwar Kedondong Ditemukan pada Kerangka Pria di Umbul Solo Pesawaran, Diperkirakan Berusia 35-55 Tahun

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:23

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto kaus pramuka bagian belakang tulisan Mathlaul Anwar Kedondong Pesawaran, tengkorak kepala dan kaus bagian depan bertuliskan COORDINATOR yang menempel pada kerangka korban saat ditemukan Rabu, 28 Oktober 2026.

Kolase foto kaus pramuka bagian belakang tulisan Mathlaul Anwar Kedondong Pesawaran, tengkorak kepala dan kaus bagian depan bertuliskan COORDINATOR yang menempel pada kerangka korban saat ditemukan Rabu, 28 Oktober 2026.

Prioritastv.com, Lampung – Kerangka manusia yang ditemukan di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Wan Abdul Rachman, Register 19, Dusun Umbul Solo Sinar Baru, Desa Padang Ratu, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Lampung, diperkirakan berjenis kelamin laki-laki berusia 35 hingga 55 tahun. Kerangka tersebut ditemukan bersama sejumlah barang bukti, termasuk kaus hijau berlambang tunas kelapa dengan tulisan Mathlaul Anwar Kedondong, Pesawaran.

Kasat Reskrim Polres Pesawaran Iptu Apri Yudi mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tiga hingga enam bulan sebelum ditemukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, perkiraan usia korban 35 sampai 55 tahun, berjenis kelamin laki-laki, dengan tinggi badan sekitar 160 hingga 165 sentimeter,” kata Apri Yudi, Kamis (29/10/2026).

Apri menyebut, selain perkiraan usia dan tinggi badan, hasil pemeriksaan juga menunjukkan bahwa korban memiliki karakteristik ras Mongoloid atau Asia. Meski demikian, identitas korban hingga kini belum diketahui.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban sekaligus menelusuri penyebab kematiannya.

“Sejumlah barang yang ditemukan di sekitar kerangka turut diamankan untuk membantu proses identifikasi,” ujarnya.

Polres Pesawaran mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri laki-laki berusia sekitar 35 hingga 55 tahun, tinggi badan 160 hingga 165 sentimeter, serta kemungkinan mengenakan kaus hijau bertuliskan Mathlaul Anwar Kedondong, agar segera menghubungi pihak kepolisian.

Informasi dari keluarga, kerabat, maupun masyarakat yang mengenali tulisan pada pakaian tersebut diharapkan dapat membantu proses identifikasi dan mengungkap identitas korban.

“Informasi dari keluarga atau masyarakat diharapkan dapat membantu proses identifikasi dan mengungkap identitas pria tersebut,” tutupnya.

Diketahui, salah satu barang bukti yang menjadi perhatian adalah kaus lengan panjang berwarna hijau dengan kombinasi abu-abu. Pada bagian depan kaus terdapat logo berwarna kuning dengan lis perak bertuliskan “COORDINATOR”, usai polisi melakukan evakuasi jenazah pada Rabu 28 Oktober 2026, malam.

Sementara itu, pada bagian kiri atas kaus terdapat logo tunas kelapa dengan tulisan “PANDU CAHAYA ISLAM”. Adapun bagian belakang kaus memuat logo tunas kelapa berwarna kuning dengan tulisan “THE MIGHTY OF COORDINATOR SCOOT MOVEMENT PAUD CAHAYA ISLAM, GUDEP 02.061-02.062, MATHLAUL ANWAR KEDONDONG PESAWARAN”.

Tulisan tersebut menjadi salah satu petunjuk yang mungkin dapat membantu masyarakat mengenali korban atau memberikan informasi mengenai pemilik pakaian tersebut.

Selain kaus, polisi juga mengamankan sisa ritsleting celana berwarna hitam serta potongan karpet dengan kombinasi warna merah, kuning, biru tua, biru muda, hijau, dan merah muda.

Barang bukti tersebut kini menjadi bagian dari proses penyelidikan. Polisi juga melakukan pemeriksaan forensik, termasuk pemeriksaan DNA, serta menelusuri laporan orang hilang yang mungkin berkaitan dengan penemuan kerangka tersebut.

Sebelumnya, kerangka manusia itu ditemukan oleh warga yang sedang mencari lebah madu di kawasan Tahura Wan Abdul Rachman. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang untuk ditindaklanjuti. (*)

Berita Terkait

Angin Kencang Terjang Pulau Panggung Tanggamus, Dua Atap Rumah Ambruk, Genteng Rontok dan Gubuk Kebun Roboh
Puluhan Warga Jadi Tergugat Sengketa Tanah Wakaf di Gunung Alip Tanggamus, Advokat Nurul Hidayah Siapkan Saksi Ahli
Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo Bertambah, Irjen Slamet Uliandi Ikut Terseret
Razia Operasi Patuh 2026 di Jalinbar Pugung, Satlantas Polres Tanggamus Tindak 49 Pelanggar
BPJS Warga Tanggamus 96,01 Persen Terdaftar, Tapi yang Aktif Hanya 64,36 Persen, Ini Sebabnya
Rangga Putra Hakim, Wakil Ketua Satu DPRD Tanggamus Minta Rigid Beton Jalan Talang Padang–Sumanda Diuji Laboratorium
Gadis Pringsewu Jadi Korban Perampasan iPhone 17 Pro, Pelaku Pacar Sendiri dan Minta Tebusan Rp1,5 Juta
Irigasi Way Manak Satu Mampet, Air Meluap ke Jalan dan Rumah Warga di Tanjung Agung Pugung Tanggamus
Berita ini 1,892 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 01:07

Angin Kencang Terjang Pulau Panggung Tanggamus, Dua Atap Rumah Ambruk, Genteng Rontok dan Gubuk Kebun Roboh

Kamis, 5 November 2026 - 22:18

Puluhan Warga Jadi Tergugat Sengketa Tanah Wakaf di Gunung Alip Tanggamus, Advokat Nurul Hidayah Siapkan Saksi Ahli

Kamis, 5 November 2026 - 21:54

Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo Bertambah, Irjen Slamet Uliandi Ikut Terseret

Kamis, 5 November 2026 - 21:12

Razia Operasi Patuh 2026 di Jalinbar Pugung, Satlantas Polres Tanggamus Tindak 49 Pelanggar

Kamis, 5 November 2026 - 15:46

BPJS Warga Tanggamus 96,01 Persen Terdaftar, Tapi yang Aktif Hanya 64,36 Persen, Ini Sebabnya

Berita Terbaru