Prioritastv.com, Lampung – Kerangka manusia yang ditemukan di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Wan Abdul Rachman, Register 19, Dusun Umbul Solo Sinar Baru, Desa Padang Ratu, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Lampung, diperkirakan berjenis kelamin laki-laki berusia 35 hingga 55 tahun. Kerangka tersebut ditemukan bersama sejumlah barang bukti, termasuk kaus hijau berlambang tunas kelapa dengan tulisan Mathlaul Anwar Kedondong, Pesawaran.
Kasat Reskrim Polres Pesawaran Iptu Apri Yudi mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tiga hingga enam bulan sebelum ditemukan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Berdasarkan hasil pemeriksaan, perkiraan usia korban 35 sampai 55 tahun, berjenis kelamin laki-laki, dengan tinggi badan sekitar 160 hingga 165 sentimeter,” kata Apri Yudi, Kamis (29/10/2026).
Apri menyebut, selain perkiraan usia dan tinggi badan, hasil pemeriksaan juga menunjukkan bahwa korban memiliki karakteristik ras Mongoloid atau Asia. Meski demikian, identitas korban hingga kini belum diketahui.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban sekaligus menelusuri penyebab kematiannya.
“Sejumlah barang yang ditemukan di sekitar kerangka turut diamankan untuk membantu proses identifikasi,” ujarnya.
Polres Pesawaran mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri laki-laki berusia sekitar 35 hingga 55 tahun, tinggi badan 160 hingga 165 sentimeter, serta kemungkinan mengenakan kaus hijau bertuliskan Mathlaul Anwar Kedondong, agar segera menghubungi pihak kepolisian.
Informasi dari keluarga, kerabat, maupun masyarakat yang mengenali tulisan pada pakaian tersebut diharapkan dapat membantu proses identifikasi dan mengungkap identitas korban.
“Informasi dari keluarga atau masyarakat diharapkan dapat membantu proses identifikasi dan mengungkap identitas pria tersebut,” tutupnya.
Diketahui, salah satu barang bukti yang menjadi perhatian adalah kaus lengan panjang berwarna hijau dengan kombinasi abu-abu. Pada bagian depan kaus terdapat logo berwarna kuning dengan lis perak bertuliskan “COORDINATOR”, usai polisi melakukan evakuasi jenazah pada Rabu 28 Oktober 2026, malam.
Sementara itu, pada bagian kiri atas kaus terdapat logo tunas kelapa dengan tulisan “PANDU CAHAYA ISLAM”. Adapun bagian belakang kaus memuat logo tunas kelapa berwarna kuning dengan tulisan “THE MIGHTY OF COORDINATOR SCOOT MOVEMENT PAUD CAHAYA ISLAM, GUDEP 02.061-02.062, MATHLAUL ANWAR KEDONDONG PESAWARAN”.
Tulisan tersebut menjadi salah satu petunjuk yang mungkin dapat membantu masyarakat mengenali korban atau memberikan informasi mengenai pemilik pakaian tersebut.
Selain kaus, polisi juga mengamankan sisa ritsleting celana berwarna hitam serta potongan karpet dengan kombinasi warna merah, kuning, biru tua, biru muda, hijau, dan merah muda.
Barang bukti tersebut kini menjadi bagian dari proses penyelidikan. Polisi juga melakukan pemeriksaan forensik, termasuk pemeriksaan DNA, serta menelusuri laporan orang hilang yang mungkin berkaitan dengan penemuan kerangka tersebut.
Sebelumnya, kerangka manusia itu ditemukan oleh warga yang sedang mencari lebah madu di kawasan Tahura Wan Abdul Rachman. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang untuk ditindaklanjuti. (*)

Zulkarnain adalah Wakabiro Provinsi Lampung, Wartawan yang aktif meliput peristiwa daerah, sosial, kriminal dan peristiwa dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik di Provinsi Lampung.







