Bripka Heri Prasetyo Hibahkan Seluruh Tukin untuk Sekolah TK Gratis di Pelosok DIY

- Jurnalis

Jumat, 30 Juni 2023 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prioritastv.com- Jogjakarta, Anggota SubBid Provos BidPropam Polda DIY, Bripka Heri Prasetyo menyisihkan tunjangan kinerja (tukin) tiap bulannya untuk mendirikan Taman Kanak-kanak (TK) Bumi Damai Indonesia di Dusun Krambil, Desa Girisekar, Kecamatan Panggang, Gunungkidul.

Tukin yang Bripka Heri terima tiap bulan sebesar Rp2,7 juta untuk menghidupi TK Bumi Damai Indonesia sejak 2020 lalu. Pasalnya, sejak ia dirikan TK itu tidak memungut biaya sepeserpun dari orang tua murid alias gratis.

“Uang tukin Rp2,7 juta untuk gaji empat guru sebesar Rp2 juta, sementara Rp700 ribu untuk operasional TK,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (30/6/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara untuk gaji pokok, Heri serahkan ke sang istri Anggie. Ia berujar, istrinya sangat mendukung dan juga tidak memberatkan kehidupan rumah tangganya. “Alhamdulillah, istri saya juga bekerja,” ucap Heri.

Ihwal bagaimana dirinya mendirikan TK Gratis, berawal dari aspirasi warga. Pria berumur 35 tahun ini memang suka blusukan ke desa-desa pelosok untuk membagikan sembako. “Jadi warga meminta untuk dirikan TK. Karena dari Dusun Krambil untuk menuju TK sangat jauh sekali dan harus menggunakan motor. Penduduk di sini mereka hanya bekerja sebagai buruh dan petani,” tuturnya.

Baca Juga :  Pemerintah Pastikan Harga BBM 1 April 2026 Tidak Naik, Ini Daftar Lengkapnya

Kebetulan salah satu warga yakni ibu Ngadilah (53), menawarkan rumahnya untuk digunakan sebagai sekolah TK. Dirinya menggunakan uang pribadi untuk membayar uang sewa sebesar Rp5 juta untuk lima tahun kedepan. “Ibu Ngadilah tidak meminta uang sewa, tapi saya bersikeras untuk membayar uang sewa itu,” ucapnya.

Setelah membayar uang sewa, Heri langsung mencari tenaga pengajar. Kebetulan ada salah satu penduduk desa yakni Sugiati (52), bekas guru TK.

Sementara, Sugiati terenyuh dengan tekad Bripka Heri Prasetyo mendirikan TK Gratis di pelosok. Hal itu menggunggah dirinya untuk kembali mengajar anak-anak di Dusun Krambil.

“Karena warga di sini tidak memiliki motor untuk mengantarkan anaknya ke TK yang jauh sekali. Kedua, tidak memiliki biaya, rata-rata bapak di sini buruh atau ibunya ada yang menjadi asisten rumah tangga di kota,” ucapnya.

Dirinya membenarkan bahwa operasional untuk TK berasal dari tukin Bripka Heri. Menurutnya sangat luar, ada seorang polisi berjiwa besar dengan menyisihkan gajinya untuk membangun pendidikan anak agar mereka ketika di sekolah dasar sudah bisa baca dan menulis. “Alhamdulillah ketika lulusan dari TK ini, rata-rata yang rangking 1-10 lulusan TK Bumi Damai Indonesia,” tandasnya.

Baca Juga :  Pemkot Metro Akan Segera Wujudkan Rumah Layak untuk Warga Berpenghasilan Rendah

“Saya sangat bangga dengan Bripka Heri yang mau datang ke pelosok tiap sepekan sekali datang menengok dan juga membantu kita mengajar,” ujar Sugiati.

Wakafkan Tanah 200 Meter

Nenek Ngadilah berharap sebidang tanah seluas 200 meter di samping TK Bumi Damai Indonesia yang ia wakafkan untuk segera dibangun sekolah. Menurutnya banyak yang ingin sekolah di sini karena gratis.

“Daripada disewa dibangun saja tak kasih tanah saya bilang begitu kasihan sama anak-anak biar lanjut di sini daripada kemana-mana, tak kasih tanah daripada nyewa,” kata Ngadilah sambil menitikkan air mata.

Perempuan paruh baya ini merasa bahagia ketika 2020 lalu, keinginan ada TK di dusunnya ini terwujud. Ngadilah senang banyak anak-anak dari dusun sebelah juga bersekolah di sini. “Kasihan mereka jauh untuk sekolah, apalagi tahun ini ada 30 anak yang mau mendaftar,” tuturnya. (Diki Kurniawan)

Berita Terkait

Agrinas Palma Perkuat Penegakan Hukum dan Pengamanan Aset Negara, Tuhu Bangun Tegaskan Komitmen Nasional
Pemkot Metro Akan Segera Wujudkan Rumah Layak untuk Warga Berpenghasilan Rendah
Dorong Digitalisasi, Mendes Yandri Minta Tanggamus Genjot Promosi Produk Lokal ke Pasar Global
Pemerintah Pastikan Harga BBM 1 April 2026 Tidak Naik, Ini Daftar Lengkapnya
Pemerintah Terapkan WFH ASN Setiap Jumat, Ini Sebabnya
Dewan Pers Uji Publik Rancangan Dana Jurnalisme
Sidang Isbat Penentuan Idul Fitri 2026 Digelar Hari Ini, Ini Jadwal dan Mekanismenya
Korban Andrie Yunus Asal Lampung, 4 Prajurit TNI Diduga Terlibat Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Berita ini 2 kali dibaca

admin

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 12:40 WIB

Agrinas Palma Perkuat Penegakan Hukum dan Pengamanan Aset Negara, Tuhu Bangun Tegaskan Komitmen Nasional

Selasa, 7 April 2026 - 06:36 WIB

Pemkot Metro Akan Segera Wujudkan Rumah Layak untuk Warga Berpenghasilan Rendah

Kamis, 2 April 2026 - 01:00 WIB

Dorong Digitalisasi, Mendes Yandri Minta Tanggamus Genjot Promosi Produk Lokal ke Pasar Global

Rabu, 1 April 2026 - 08:09 WIB

Pemerintah Pastikan Harga BBM 1 April 2026 Tidak Naik, Ini Daftar Lengkapnya

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:36 WIB

Pemerintah Terapkan WFH ASN Setiap Jumat, Ini Sebabnya

Berita Terbaru