Ditinggal pergi pemilik, sebuah kandang ayam di Tuntang dilalap “si jago merah”.

- Jurnalis

Kamis, 6 Juli 2023 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prioritastv.com, Jawa Tengah – Maksud hati mempersiapkan lokasi untuk ternak ayam, seorang laki laki warga Kel. Karangtengah Kec. Tuntang harus menerima kerugian Ratusan Juta Rupiah. Hal ini dialami Izan Alfa (22 Th) warga Dsn. Beran Kel. Karangtengah Kec. Tuntang pada Kamis, 6 Juli 2023.

 

Kejadian yang terjadi sekitar pukul 08.00 Wib ini dibenarkan oleh Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra SIK. MM., pihak nya menjelaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Menurut laporan dari bu Kapolsek Tuntang, Korban sdr. Izan hendak mempersiapkan kandangnya untuk ayam peliharaannya yang sedang dipesan, dengan menggunakan mesin penghangat ruangan yang berbahan gas.” Ungkap Kapolres melalu telpon disela kegiatannya mengikuti pelantikan Bintara Polri di SPN Purwokerto.

 

Lebih lanjut Kapolsek Tuntang AKP Sri Hartini SH., menjelaskan kejadian yang menghanguskan kandang berbahan bambu tersebut.

 

“Saat melakukan penghangatan/pemanasan ruangan kandang untuk persiapan dimasuki ayam peliharaannya, selanjutnya korban pulang ke rumahnya untuk melakukan aktifitasnya. Selang waktu kurang lebih 30 menit, korban diberitahu tetangganya bernama Pak Zenal (54 Th) yang kebetulan melintas di depan kandang milik korban, bahwa kandang ayam milik korban terbakar.” Jelasnya.

 

Mengetahui hal tersebut, korban menghubungi Kepala Dusun Beran Suparji (57 Th) dan Kadus Beran melaporkan ke Polsek Tuntang. Korban yang datang ke lokasi bersama keluarga tak kuasa menahan tangis, karena usaha yang hendak dijalankannya harus terbakar.

 

“Menurut hasil pemeriksaan dari tim Inafis Polres Semarang dan keterangan saksi di sekitar lokasi, dugaan awal penyebab terjadinya kebaran berasal dari mesin penghangat ruangan. Apalagi saat kejadian angin juga berhembus kencang ditambah kandang berbahan mudah terbakar.” Tambah AKP Hartini.

 

Pihaknya menyampaikan ada 4 unit pemadam kebakaran yang dikerahkan untuk memadamkan api dalam kejadian ini. Pihaknya menghimbau kepada masyarakat Kab. Semarang khususnya warga Kec. Tuntang, apabila melakukan kegiatan yang berhubungan dengan api atau listri hendaknya tidak ditinggal pergi.(Diki Irawan)

Berita Terkait

Akhir Kisah Pengantin Wanita Kabur Bersama Kekasih Jelang Akad, Keluarga Minta Ganti Rugi Puluhan Juta
Warga Desa Medayu Banjarnegara Gotong Royong Bangun Jalan Desa Secara Swadaya
Pengantin Wanita Kabur Bersama Kekasih Lama Jelang Akad Nikah, Diamankan Polisi di Hotel Kabupaten Jepara
Puluhan Korban Kekerasan Seksual Terungkap, Ponpes di Pati Ditutup Sementara, Penyidikan Terus Berjalan
Pendiri Ponpes di Pati Jadi Tersangka Pemerkosaan Puluhan Santriwati
Dari Magelang, Ketua DPRD Metro Lampung Ria Hartini Gaungkan Sinergi Pusat-Daerah Menuju Indonesia Emas 2045
Viral Rumah Dirobohkan di Pati Jawa Tengah Usai Pasutri Cerai
Tewaskan Siswa SMK, 10 Pelaku Tawuran di Brebes Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:59 WIB

Akhir Kisah Pengantin Wanita Kabur Bersama Kekasih Jelang Akad, Keluarga Minta Ganti Rugi Puluhan Juta

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:28 WIB

Warga Desa Medayu Banjarnegara Gotong Royong Bangun Jalan Desa Secara Swadaya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:58 WIB

Pengantin Wanita Kabur Bersama Kekasih Lama Jelang Akad Nikah, Diamankan Polisi di Hotel Kabupaten Jepara

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:12 WIB

Puluhan Korban Kekerasan Seksual Terungkap, Ponpes di Pati Ditutup Sementara, Penyidikan Terus Berjalan

Senin, 4 Mei 2026 - 09:45 WIB

Pendiri Ponpes di Pati Jadi Tersangka Pemerkosaan Puluhan Santriwati

Berita Terbaru

Tersangka MRP (25) saat ikut mengepalkan tangan setelah mendapatkan perawatan medis usai terkena tembakan di RS Bhayangkara, Minggu 14 Juni 2026 | Dok. Polda Lampung.

Bandar Lampung

Curi Mobil Milik Teman, Pria di Bandar Lampung Ditembak

Rabu, 17 Jun 2026 - 22:09 WIB