Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Dua keluarga di Kelurahan Baros, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, nyaris tertimpa pohon kelapa yang patah dan roboh akibat hujan disertai angin kencang, Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.
Pohon kelapa yang sempat tersangkut di pohon durian itu akhirnya menimpa dua rumah warga. Salah satunya rumah milik Sudirman (46), hingga menyebabkan kerusakan diperkirakan mencapai hampir 70 persen. Lalu menimpa bagian dapur milik Asih (46). Beruntung, seluruh keluarga berhasil menyelamatkan diri dan tidak ada korban jiwa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sudirman, seorang buruh yang tinggal di RT 07 RW 03 Kelurahan Baros, mengatakan saat kejadian dirinya sedang berada di dalam rumah bersama anaknya. Sementara istrinya, Asih (45), sedang bekerja.
Ia menceritakan, pohon kelapa yang berada di belakang rumahnya patah akibat angin kencang. Batangnya sempat tersangkut pada pohon durian sebelum akhirnya roboh dan menghantam rumah.
“Saya dan anak sedang tidur di lantai. Saat mendengar angin besar disertai hujan, saya buru-buru keluar rumah sambil membawa anak saya. Alhamdulillah, kami selamat dan tidak tertimpa pohon,” kata Sudirman.
Sudirman berharap pemerintah setempat dapat memberikan bantuan untuk memperbaiki rumahnya yang rusak akibat tertimpa pohon kelapa tersebut.
“Harapan saya ada perhatian dari pemerintah. Saya meminta agar rumah saya bisa diperbaiki kembali,” ungkapnya.
Sementara itu, Asih tetangga Sudirman mengatakan saat kejadian dirinya sedang berada di kamar mandi, sedangkan anaknya berada di dalam kamar. Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti ketika pohon kelapa mulai patah dan roboh.
“Saya mendengar suami memanggil agar segera keluar rumah. Tidak lama setelah itu, pohon kelapa tersebut roboh dan menimpa rumah mereka,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua RT 07 RW 03 Kelurahan Baros, Yudi, mengatakan dirinya sedang berada di luar saat kejadian. Setelah mendapat informasi, ia langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi warganya.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Namun, kerusakan rumah milik Sudirman diperkirakan mencapai 70 persen,” kata Yudi.
Ia menjelaskan, sebelum pohon kelapa roboh, warga sekitar sempat melihat batang pohon mulai doyong dan berteriak memperingatkan penghuni rumah agar segera keluar.
“Peringatan tersebut membuat Sudirman dan keluarganya sempat menyelamatkan diri sebelum pohon menimpa bangunan,” ujarnya.
Yudi menambahkan, pihaknya telah menghubungi PLN agar segera melakukan penanganan terhadap jaringan listrik di sekitar lokasi kejadian.
“PLN sudah kami hubungi untuk penanganan lebih lanjut, karena kami khawatir kejadian ini berdampak pada jaringan listrik di sekitar rumah warga,” tambahnya. (*)

Herdi Abas adalah Wartawan Muda yang tersertifikasi Dewan Pers Republik Indonesia. Aktif meliput peristiwa daerah, sosial, dan kriminal dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik. Nomor Sertifikasi Dewan Pers: 31002-LSPR/Wda/DP/XI/2025/12/11/68







