Masuki Musim Penghujan, BPBD Tanggamus Lampung Siagakan Tim Rescue di 20 Kecamatan, Pantau Potensi Banjir dan Longsor

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 November 2026 - 17:40

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Pencegahan dan kesiapsiagaan BPBD Tanggamus, selaku Manager Pusdalops PB Tanggamus, Hendarman Wahid | ist/Media Prioritastv.com.

Kabid Pencegahan dan kesiapsiagaan BPBD Tanggamus, selaku Manager Pusdalops PB Tanggamus, Hendarman Wahid | ist/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Lampung – Memasuki musim penghujan pada November 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang hingga pohon tumbang.

Manager Pusdalops Harian BPBD Tanggamus, Lampung, Hendarman Wahid, mengatakan pihaknya terus meningkatkan pemantauan dan kesiapsiagaan di seluruh wilayah Kabupaten Tanggamus, khususnya menghadapi kemungkinan meningkatnya risiko bencana akibat intensitas hujan.

“Sehubungan dengan kondisi musim penghujan, kami mengimbau seluruh masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, khususnya yang tinggal di daerah rawan bencana, bantaran sungai, wilayah perbukitan, serta daerah yang berpotensi mengalami genangan dan tanah longsor,” kata Hendarman mewakili Kalak BPBD Tanggamus, Irvan Wahyudi kepada Kantor Berita Media Prioritastv.com Provinsi Lampung, Rabu (4/11/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, BPBD Tanggamus telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, mulai dari monitoring situasi kebencanaan di seluruh 20 kecamatan hingga menyiagakan personel Tim Rescue dan petugas Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (PUSDALOPS-PB) melalui jadwal piket.

Selain menyiagakan personel, BPBD juga memastikan kesiapan peralatan, kendaraan operasional serta sarana dan prasarana penanggulangan bencana agar dapat digunakan sewaktu-waktu ketika terjadi keadaan darurat.

“Kami juga melakukan pemantauan kondisi sungai dan daerah aliran sungai (DAS), terutama sungai yang berpotensi mengalami peningkatan debit air akibat curah hujan. Informasi prakiraan cuaca dari BMKG dan informasi kebencanaan dari BNPB juga terus kami pantau,” jelasnya.

Hendarman mengungkapkan, berdasarkan laporan harian PUSDALOPS-PB BPBD Tanggamus pada Rabu (4/11/2026) pukul 08.30 WIB, kondisi kejadian bencana di wilayah setempat masih nihil. Kejadian lainnya juga dilaporkan nihil, sementara kondisi cuaca terpantau hujan ringan.

“Dari hasil pemantauan, kondisi Sungai Way Semaka dan Sungai Way Sekampung juga dilaporkan masih normal,” ungkapnya.

Hendarman menambahkan, koordinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah pekon, TNI, Polri serta unsur terkait lainnya terus ditingkatkan untuk mempercepat penyampaian informasi dan penanganan apabila terjadi bencana.

“PUSDALOPS-PB tetap menerima dan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait potensi maupun kejadian bencana. Personel Rescue juga disiapkan untuk melakukan respons cepat apabila terjadi keadaan darurat di wilayah Kabupaten Tanggamus,” ungkapnya.

Selain kesiapsiagaan petugas, BPBD meminta masyarakat turut melakukan langkah pencegahan dengan membersihkan saluran air dan drainase agar tidak tersumbat, menghindari aktivitas di sekitar sungai ketika debit air meningkat, serta mewaspadai potensi longsor bagi warga yang tinggal di kawasan perbukitan dan lereng.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada aparat pekon, pemerintah kecamatan atau BPBD apabila menemukan tanda-tanda potensi bencana maupun kondisi yang dapat membahayakan keselamatan.

“Melalui peningkatan pemantauan dan kesiapsiagaan ini, kami berharap setiap informasi maupun kejadian bencana dapat ditindaklanjuti secara cepat, tepat dan terkoordinasi. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim penghujan,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Rentetan 10 Kasus Begal dan Curanmor di Lampung, Polisi Tembak Tiga Tersangka dan Sita 8 Motor
Bawa Kunci T, Pelaku Curanmor di Wonosobo Tanggamus Ditembak Kakinya saat Hendak Beraksi Kembali
Jumat Keliling di Masjid Al Kausar Kuripan, Kapolres Tanggamus Ingin Lebih Dekat dengan Masyarakat
Kabar Gembira, Seluruh PPPK Paruh Waktu Diangkat Jadi Penuh Waktu Mulai 2027, Ini Penjelasan Pemerintah
Dua Tiang Jaringan Internet Miring Diduga Ditabrak Kendaraan di Jalinbar Kota Agung Tanggamus Lampung, Kabel Menjuntai Ganggu Kendaraan Besar
Angin Kencang Terjang Pulau Panggung Tanggamus, Dua Atap Rumah Ambruk, Genteng Rontok dan Gubuk Kebun Roboh
Puluhan Warga Jadi Tergugat Sengketa Tanah Wakaf di Gunung Alip Tanggamus, Advokat Nurul Hidayah Siapkan Saksi Ahli
Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo Bertambah, Irjen Slamet Uliandi Ikut Terseret
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 22:35

Rentetan 10 Kasus Begal dan Curanmor di Lampung, Polisi Tembak Tiga Tersangka dan Sita 8 Motor

Jumat, 6 November 2026 - 21:59

Bawa Kunci T, Pelaku Curanmor di Wonosobo Tanggamus Ditembak Kakinya saat Hendak Beraksi Kembali

Jumat, 6 November 2026 - 17:17

Jumat Keliling di Masjid Al Kausar Kuripan, Kapolres Tanggamus Ingin Lebih Dekat dengan Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 16:26

Kabar Gembira, Seluruh PPPK Paruh Waktu Diangkat Jadi Penuh Waktu Mulai 2027, Ini Penjelasan Pemerintah

Jumat, 6 November 2026 - 13:49

Dua Tiang Jaringan Internet Miring Diduga Ditabrak Kendaraan di Jalinbar Kota Agung Tanggamus Lampung, Kabel Menjuntai Ganggu Kendaraan Besar

Berita Terbaru