Prioritastv.com, Lampung – Memasuki musim penghujan pada November 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang hingga pohon tumbang.
Manager Pusdalops Harian BPBD Tanggamus, Lampung, Hendarman Wahid, mengatakan pihaknya terus meningkatkan pemantauan dan kesiapsiagaan di seluruh wilayah Kabupaten Tanggamus, khususnya menghadapi kemungkinan meningkatnya risiko bencana akibat intensitas hujan.
“Sehubungan dengan kondisi musim penghujan, kami mengimbau seluruh masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, khususnya yang tinggal di daerah rawan bencana, bantaran sungai, wilayah perbukitan, serta daerah yang berpotensi mengalami genangan dan tanah longsor,” kata Hendarman mewakili Kalak BPBD Tanggamus, Irvan Wahyudi kepada Kantor Berita Media Prioritastv.com Provinsi Lampung, Rabu (4/11/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, BPBD Tanggamus telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, mulai dari monitoring situasi kebencanaan di seluruh 20 kecamatan hingga menyiagakan personel Tim Rescue dan petugas Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (PUSDALOPS-PB) melalui jadwal piket.
Selain menyiagakan personel, BPBD juga memastikan kesiapan peralatan, kendaraan operasional serta sarana dan prasarana penanggulangan bencana agar dapat digunakan sewaktu-waktu ketika terjadi keadaan darurat.
“Kami juga melakukan pemantauan kondisi sungai dan daerah aliran sungai (DAS), terutama sungai yang berpotensi mengalami peningkatan debit air akibat curah hujan. Informasi prakiraan cuaca dari BMKG dan informasi kebencanaan dari BNPB juga terus kami pantau,” jelasnya.
Hendarman mengungkapkan, berdasarkan laporan harian PUSDALOPS-PB BPBD Tanggamus pada Rabu (4/11/2026) pukul 08.30 WIB, kondisi kejadian bencana di wilayah setempat masih nihil. Kejadian lainnya juga dilaporkan nihil, sementara kondisi cuaca terpantau hujan ringan.
“Dari hasil pemantauan, kondisi Sungai Way Semaka dan Sungai Way Sekampung juga dilaporkan masih normal,” ungkapnya.
Hendarman menambahkan, koordinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah pekon, TNI, Polri serta unsur terkait lainnya terus ditingkatkan untuk mempercepat penyampaian informasi dan penanganan apabila terjadi bencana.
“PUSDALOPS-PB tetap menerima dan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait potensi maupun kejadian bencana. Personel Rescue juga disiapkan untuk melakukan respons cepat apabila terjadi keadaan darurat di wilayah Kabupaten Tanggamus,” ungkapnya.
Selain kesiapsiagaan petugas, BPBD meminta masyarakat turut melakukan langkah pencegahan dengan membersihkan saluran air dan drainase agar tidak tersumbat, menghindari aktivitas di sekitar sungai ketika debit air meningkat, serta mewaspadai potensi longsor bagi warga yang tinggal di kawasan perbukitan dan lereng.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada aparat pekon, pemerintah kecamatan atau BPBD apabila menemukan tanda-tanda potensi bencana maupun kondisi yang dapat membahayakan keselamatan.
“Melalui peningkatan pemantauan dan kesiapsiagaan ini, kami berharap setiap informasi maupun kejadian bencana dapat ditindaklanjuti secara cepat, tepat dan terkoordinasi. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim penghujan,” pungkasnya. (*)

Zulkarnain adalah Wakabiro Provinsi Lampung, Wartawan yang aktif meliput peristiwa daerah, sosial, kriminal dan peristiwa dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik di Provinsi Lampung.







