Polres Sekadau Beberkan Kronologi Terkait Ambruknya Jembatan Nanga Mentukak

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 18 Agustus 2023 - 09:03

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prioritastv.com, Sekadau, Kalbar – Jembatan gantung Mentukak yang terletak di Dusun Kalak, Desa Mentukak, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, roboh. Jembatan gantung itu roboh saat warga menonton lomba menangkap bebek pada perayaan HUT ke-78 RI, Kamis (17/8/2023) sore.

Kapolres Sekadau, AKBP Suyono, melalui Kapolsek Nanga Taman, Ipda Insan Malau, mengatakan peristiwa itu bermula saat pelaksanaan hiburan rakyat dengan berbagai perlombaan yang digelar RT setempat, salah satunya tangkap bebek di Sungai Teluk Kemarau.

Kapolsek menjelaskan, beberapa warga menonton dari atas jembatan gantung yang menghubungkan Dusun Kalak dengan seberang. Warga setempat sudah mengimbau agar warga yang lain tidak menonton dari atas jembatan dikarenakan  kondisi jembatan yang memang sudah tidak mampu menahan beban berat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Beberapa warga tak mendengar imbauan tersebut. Apalagi, jembatan gantung tersebut memang sudah tak mampu menahan beban berat sehingga jembatan tiba-tiba roboh saat warga sedang menonton lomba,” jelas Malau.

Jembatan gantung itu ambruk dan menimpa beberapa warga di bawahnya. Sejauh ini Kapolsek mengungkapkan ada 32 korban dengan kondisi luka-luka ringan hingga cidera serius.

“Korban yang terdiri dari anak-anak hingga orang dewasa langsung dievakuasi ke Puskesmas Nanga Taman untuk mendapat penanganan medis. Beberapa di antaranya dirujuk ke RSUD Sekadau karena mengalami patah tulang. “Untuk korban jiwa tidak ada,” beber Kapolsek Nanga Taman.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sekadau, Iptu Rahmad Kartono, menambahkan pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap panitia kegiatan tersebut.

“Panitia akan kita lakukan penyidikan dan kita akan melakukan pengecekan terkait konstruksi bangunan jembatan yang dibuat tahun 2014, namun pada tahun 2021/2022 telah direnovasi menggunakan dana APBD,” kata Kasat Reskrim.

Pihak kepolisian juga melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak pasca-robohnya jembatan gantung tersebut hingga menimbulkan korban luka-luka.

“Saat ini kami sudah melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk sumber dana yang pastinya,” tukasnya. (DK)

Berita Terkait

Safari Jum’at di Desa Seraras, Wakapolres Sekadau Sampaikan Pesan Kamtibmas
Kecelakaan Lalu Lintas di Sekadau Kembali Menelan Korban Jiwa
Polres Sekadau Konsisten Jalankan Program BAAS Untuk Turunkan Stunting
Jelang Pemilu, Kapolsek Nanga Mahap Ajak Warga Jaga Harmoni dan Toleransi
Satlantas Polres Sekadau Gencar Sosialisasikan Etika Berlalulintas kepada Pelajar
Sering Melakukan Kekerasan, Seorang Pria di Sekadau Dipolisikan Istrinya
Polres Sekadau Tangkap Pelaku Video Pornografi Dengan Anak Dibawah Umur
Kasat Binmas Sampaikan Pesan Moral dan Motivasi Belajar Kepada Siswa siswi SMPN 1 Sekadau
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 September 2023 - 21:13

Safari Jum’at di Desa Seraras, Wakapolres Sekadau Sampaikan Pesan Kamtibmas

Jumat, 22 September 2023 - 20:52

Kecelakaan Lalu Lintas di Sekadau Kembali Menelan Korban Jiwa

Jumat, 22 September 2023 - 20:02

Polres Sekadau Konsisten Jalankan Program BAAS Untuk Turunkan Stunting

Jumat, 22 September 2023 - 18:57

Jelang Pemilu, Kapolsek Nanga Mahap Ajak Warga Jaga Harmoni dan Toleransi

Jumat, 22 September 2023 - 11:29

Satlantas Polres Sekadau Gencar Sosialisasikan Etika Berlalulintas kepada Pelajar

Berita Terbaru