Tinjau Bioflok dan Fam Farming di Pekon Way Jaha, Bupati Tanggamus Dorong Inovasi Pertanian–Perikanan Terpadu

- Jurnalis

Sabtu, 15 November 2025 - 11:11

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tanggamus H. Moh. Saleh Asnawi saat meninjau pengembangan sistem Bioflok dan Pertanian Keluarga di Pekon Way Jaha, Kecamatan Pugung, Jumat 14 November 2025 | Dok. Diskominfotik Tanggamus.

Bupati Tanggamus H. Moh. Saleh Asnawi saat meninjau pengembangan sistem Bioflok dan Pertanian Keluarga di Pekon Way Jaha, Kecamatan Pugung, Jumat 14 November 2025 | Dok. Diskominfotik Tanggamus.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Pemerintah Kabupaten Tanggamus kembali mendorong percepatan inovasi sektor pangan. Hal itu terlihat saat Bupati Tanggamus, H. Moh. Saleh Asnawi, meninjau peluncuran program Bioflok dan Fam Farming (Pengembangan Sistem Bioflok dan Pertanian Keluarga) di Pekon Way Jaha, Kecamatan Pugung.

Pasalnya, program berbasis teknologi ini disebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Bioflok merupakan metode budidaya ikan dengan sistem pengolahan limbah menjadi pakan alami, sehingga dapat menekan biaya produksi. Sementara Fam Farming memanfaatkan lahan terbatas melalui sistem pertanian terpadu. Keduanya dinilai sangat cocok untuk memperkuat ekonomi masyarakat perdesaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Bupati Tanggamus, terobosan seperti ini menjadi bukti bahwa pengembangan sektor perikanan dan pertanian di tingkat pekon semakin bergerak maju.

“Program ini tidak hanya kreatif, tetapi juga menjadi komitmen nyata dalam meningkatkan sektor perikanan di Kabupaten Tanggamus. Kita ingin masyarakat merasakan langsung manfaat dari inovasi seperti Bioflok dan Fam Farming,” kata Bupati saat kunjungan di Pekon Way Jaha, Jumat (14/11/2025).

Bupati Asnawi menegaskan bahwa Pemkab Tanggamus siap memberikan dukungan penuh pada program inovatif yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Kami akan terus mendukung setiap inovasi yang membuka peluang usaha baru, menambah pendapatan, serta meningkatkan ketahanan pangan daerah,” tegasnya.

Penggagas program, Budi Utomo mengatakan, peluncuran Bioflok dan Fam Farming merupakan bagian awal dari Project Farming Integration, sebuah konsep pertanian–perikanan terpadu yang dapat direplikasi di pekon lain.

“Project Farming Integration kami susun untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya operasional, dan menghasilkan nilai ekonomi lebih besar bagi masyarakat,” jelas Budi.

Program ini juga akan diperkuat dengan pelatihan teknis dan pendampingan agar warga mampu mengelola budidaya secara mandiri.

Dengan diluncurkannya program ini, Pekon Way Jaha kini menjadi lokasi percontohan pengembangan Project Farming Integration. Pemerintah berharap konsep ini dapat meluas ke pekon-pekon lain sehingga terwujud ekosistem pertanian dan perikanan modern yang berkelanjutan di seluruh Tanggamus.

Program tersebut membuktikan bahwa kolaborasi pemerintah, penggagas program, dan masyarakat dapat menghasilkan inovasi nyata yang membawa perubahan positif bagi daerah. (Asrul Ariski)

Berita Terkait

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9
Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya
BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi
Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus
Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar
Resahkan Warga, Polres Tanggamus Bubarkan Balapan Liar di Gisting, Empat Motor Disita Polisi
Hasil Audit AUTJ Sudah di Bupati, Perlemanta Tagih Kejelasan Tindak Lanjut di DPRD Tanggamus
20 Pejabat Lolos Seleksi Administrasi Selter Lima Jabatan Eselon II Pemkab Tanggamus, Ini Daftarnya
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:23

Rentetan Gempa Guncang Tanggamus Lampung Sore Ini, BMKG Catat Magnitudo hingga 3,9

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45

Curi Dua Motor dalam Semalam di Pringsewu, Pria Lampung Tengah Ditembak Kedua Kakinya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35

BreakingNews: Dua Hari Tak Terlihat, Pedagang Kota Agung Tanggamus Ditemukan Meninggal di Depan Kamar Mandi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:37

Polisi Tangkap Tiga Orang Dalam Penggerebekan Dugaan Peredaran Sabu di Gisting Tanggamus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:00

Satlantas Polres Tanggamus Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas dan Sebrangkan Pelajar

Berita Terbaru