Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Ancaman longsor kembali terjadi di ruas jalan provinsi yang berada di wilayah Kecamatan Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus, Lampung. Material tanah longsor disebut telah mendekati badan jalan dengan jarak sejengkal, menimbulkan kekhawatiran bagi para pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut.
Kondisi ini menjadi perhatian serius karena wilayah Ulu Belu dikenal memiliki kontur tanah perbukitan yang rawan longsor, terutama saat musim penghujan. Intensitas hujan tinggi dalam beberapa waktu terakhir diduga mempercepat pergerakan tanah di sekitar badan jalan.
Jika tidak segera ditangani, longsor berpotensi meluas dan menimbulkan kecelakaan lalu lintas maupun memutus akses transportasi masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Informasi mengenai kondisi ini menyebar luas di media sosial setelah akun Facebook Muhamad Yahyo Arifin mengunggah foto dan video yang memperlihatkan sebagian bahu jalan longsor dan tanah di sisi jalan tergerus, sehingga jaraknya semakin dekat dengan badan jalan.
“Tambah parah, belum ada tindakan dari pemerintah maupun pihak terkait,” tulisnya, Minggu 5 April 2026.
Komentar pedas juga datang dari warga Moksin Efendi, yang menyoroti prioritas pemerintah daerah hingga PT yang berada di wilayah setempat.
“Mengerikan, tapi malah pemerintah Tanggamus mau ngadain Tanggamus Expo di lapangan sepakbola Talang Padang, uangnya loor jian, mahalnya empati PT dan pemerintah negeri ini,” ujarnya.
Menurut Ari, warga Ulu Belu, kondisi tersebut cukup mengkhawatirkan, terutama karena ruas jalan ini merupakan jalan lintas provinsi yang menghubungkan beberapa wilayah penting di Kabupaten Tanggamus hingga Lampung Barat. Ia mengaku waswas saat melintas pada malam hari atau ketika hujan turun.
“Sekarang jarak longsor sangat dekat tinggal satu jengkal dari badan jalan. Kalau hujan deras terus terjadi, takutnya tanah makin longsor dan jalan bisa amblas,” kata Ari kepada Media Prioritastv.com.
Ari berharap pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi serta PT PGE Ulu Belu segera turun tangan melakukan penanganan. Perbaikan atau penguatan struktur tebing di sekitar jalan dinilai sangat penting untuk mencegah longsor semakin meluas.
Selain itu, ia juga meminta pemasangan rambu peringatan atau pembatas sementara agar pengguna jalan lebih berhati-hati saat melintas di lokasi tersebut.
“Harapannya pemerintah bisa segera mengecek langsung, melakukan perbaikan, dan memasang rambu peringatan. Karena ini jalan provinsi yang setiap hari dilalui banyak kendaraan, baik roda dua maupun roda empat,” tegasnya. (*)









