Seorang Kakek di Lampung Timur Dianiaya Menantu hingga Patah Tulang, Pelaku Ditahan

- Jurnalis

Selasa, 14 Januari 2025 - 17:58

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto Satimin, tersangka penganiayaan di Lampung Timur dan Kabid Humas Polda Lampung Kombes Umi Fadilah | Dok. Humas Polda Lampung.

Kolase foto Satimin, tersangka penganiayaan di Lampung Timur dan Kabid Humas Polda Lampung Kombes Umi Fadilah | Dok. Humas Polda Lampung.

Prioritastv.com, Lampung Timur – Hadi Sucipto (66), seorang pria lanjut usia asal Desa Trimulyo, Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur, menjadi korban penganiayaan oleh menantunya, Satimin.

Akibat insiden yang terjadi pada Senin (13/1/2025) pukul 11.00 WIB tersebut, Hadi mengalami cedera serius berupa patah tulang di pergelangan tangan dan luka robek di kaki kirinya.

Menurut keterangan Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik, kejadian bermula saat Hadi berusaha melerai pertengkaran antara putrinya dan Satimin. Situasi memanas ketika Hadi mencoba menegur dan mengusir menantunya dengan menggunakan tongkat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Korban berusaha melerai keributan antara putri dan menantunya. Saat itu, korban mencoba menegur menantunya dengan mengusirnya menggunakan tongkat,” ujar Kombes Umi pada Selasa (14/1/2025).

Namun, suasana tidak terkendali, dan Hadi menjadi korban kekerasan. Penganiayaan tersebut menyebabkan luka serius yang memerlukan penanganan medis di rumah sakit.

Setelah insiden tersebut, pihak keluarga segera mengamankan Satimin dan menyerahkannya kepada aparat kepolisian di Polsek Sekampung. Pihak kepolisian kini tengah menyelidiki lebih lanjut terkait kronologi kejadian.

“Kami telah menahan pelaku dan masih mendalami kasus ini untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur,” tambah Kombes Umi.

Sementara itu, kondisi Hadi Sucipto masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Keluarga korban berharap insiden ini menjadi pelajaran berharga agar konflik dalam keluarga tidak berujung pada kekerasan.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk mengutamakan dialog dalam menyelesaikan konflik keluarga. Pendekatan yang bijaksana dan damai diharapkan dapat mencegah terjadinya kekerasan yang merugikan semua pihak. (Erwin)

Berita Terkait

Ini Dugaan Kasus yang Menjerat Konten Kreator Tanggamus Lampung Rohadi Alcantara
Polres Pringsewu Kerahkan 156 Personel Amankan Masa Kampanye Pilkakon Serentak
Sosok Rohadi Alcantara, Konten Kreator Asal Cukuh Balak Tanggamus yang Dikabarkan Diamankan Polisi
Polres Pringsewu Gandeng RSUD, Buka Peluang Kerja melalui Rekrutmen Satpam
Konten Kreator Rohadi Alcantara Dikabarkan Diciduk Polres Tanggamus Lampung
Viral Keributan di Acara Musik Lampung Barat, Anggota DPRD Prayitno dan Dua Pihak Sepakat Berdamai
Gebrakan Baru Bupati Saleh, Pemkab Tanggamus Hapus Denda PBB-P2, Warga Cukup Bayar Pokok Pajak hingga 31 Desember 2026
Polres Pesisir Barat Gerebek Dua Kampung Narkoba, Dua Terduga Pengedar Diamankan Bersama 67,64 Gram Ganja dan Alat Hisap Sabu
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:28

Ini Dugaan Kasus yang Menjerat Konten Kreator Tanggamus Lampung Rohadi Alcantara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22

Polres Pringsewu Kerahkan 156 Personel Amankan Masa Kampanye Pilkakon Serentak

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:47

Sosok Rohadi Alcantara, Konten Kreator Asal Cukuh Balak Tanggamus yang Dikabarkan Diamankan Polisi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:41

Polres Pringsewu Gandeng RSUD, Buka Peluang Kerja melalui Rekrutmen Satpam

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:13

Konten Kreator Rohadi Alcantara Dikabarkan Diciduk Polres Tanggamus Lampung

Berita Terbaru