Prioritastv.com, Pringsewu, Lampung – Pelaksana tugas (PLT) Kepala Dinas Perhubungan Tanggamus, Suhartono, mewakili Penjabat Bupati Tanggamus menghadiri pembukaan Diklat Pemberdayaan Masyarakat Basic Safety Training (BST) untuk Kapal Layar Motor (KLM) dan SKK-60 di Propinsi Lampung di Aula Hotel Urban Kabupaten Pringsewu pada Senin, 4 Januari 2024.
Tujuan dari DPM ini sesuai dengan peraturan Menteri Perhubungan No. 63 tahun 2018di antaranya untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan di bidang transportasi, Meningkatkan kompetensi SDM di bidang transportasi.
Selain itu juga meningkatkan pelayanan publik di bidang transportasi, Dan meningkatkan keterampilan dan pengetahuan kepada masyarakat untuk mempermudah dalam mendapatkan pekerjaan di bidang transportasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Suhartono menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan melalui UPP Kelas III Kotaagung yang telah menyelenggarakan Diklat Basic Safety Training.
“Kami mengucapkan terima kasih yang setinggi tingginya kepada Kementerian perhubungan melalui UPP Kelas III Kotaagung yang telah menyelenggarakan Diklat Basic Safety Training selama 6 hari,” kata Suhartono.
Ia juga menyoroti pentingnya keselamatan pelayaran di Tanggamus, yang memiliki pantai sepanjang 202 km. Untuk itu, Pemkab Tanggamus telah merancang program inovatif “Gempita” untuk membangun pesisir Tanggamus.
Suhartono juga menggarisbawahi pentingnya pemahaman yang mendalam tentang keselamatan pelayaran mengingat Indonesia merupakan negara maritim dengan lalu lintas laut yang padat.

“Oleh karena itu, Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) menjadi program strategis nasional dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia di bidang transportasi,” kata Suhartono.
Dalam kesempatan tersebut, Suhartono berharap para peserta DPM dapat mengikuti pelatihan dengan baik dan sungguh-sungguh sehingga tujuan dari pelaksanaan Diklat Pemberdayaan Masyarakat dapat tercapai.
Sebab tingginya angka kecelakaan di alur pelayaran indonesia, membuat banyak kalangan mempertanyakan penyebab dari naiknya tingkat kecelakaan yang ada di indonesia tiap tahunnya.
“Banyak kalangan yang masih belum paham tentang penyebab penyebab kecelakaan yang terjadi di jalur pelayaran, untuk itu di perlukan pemahaman yang mumpuni tentang dasar dasar keselamatan pelayaran, sehingga terhindar dari hal hal yang dapat menimbulkan ancaman bagi keselamatan transportasi dan jiwa serta kerugian harta benda yang sering kali tidak sedikit jumlahnya,” jelasnya.

Dia juga menekankan kepada para pemateri untuk memberikan pelatihan dengan metode yang mudah dipahami oleh peserta.
Ditempat sama, Kepala UPP Kelas III Kotaagung, Derita Adi Prasetyo, S.Si.T, juga memberikan pesan kepada para peserta untuk mengikuti kegiatan pelatihan dengan sungguh-sungguh agar siap menjadi insan pelaut yang siap bertransformasi dalam segala kondisi di laut.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk PLT Kadis Perhubungan Tanggamus, kepala kantor kelas I KSOP Panjang, kepala kantor kelas IV Bakauheni, kepala kantor unit penyelenggara kelas III Manggala, serta beberapa instansi terkait lainnya. (Aldo/Samuel)









