Cegah Stunting, Pekon Waluyojati Pringsewu Laksanakan Pemberian Makanan Tambahan Pada Ibu Hamil dan Bayi

- Jurnalis

Rabu, 15 Mei 2024 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prioritastv.com, Pringsewu, Lampung – Dalam rangka pencegahan Stunting, Pemerintah Pekon Waluyojati Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu Lampung, melaksanakan kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dengan membagikan makanan tambahan untuk Ibu hamil dan bayi guna untuk pencegahan stunting berupa susu pertumbuhan, telur dan ikan, Kegiatan di laksanakan di aula Kantor Pemerintahan pekon setempat, Senin 6/05/2024 .

Kegiatan ini dihadiri langsung Kepala Pekon Waluyojati Gunawan beserta jajarannya, para ibu hamil dan balita.

Kepala pekon berharap tujuan dari kegiatan ini agar bayi dan balita di Pekon Waluyojati bisa mendapatkan gizi yang cukup untuk masa pertumbuhan anak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita berharap pemberian bantuan makanan ini bisa mencegah stunting dan semoga bayi dan balita di kampung kita ini mendapatkan gizi yang cukup,” ucap Kakon Gunawan.

Menurutnya, dampak jangka pendek stunting adalah terganggunya perkembangan otak, kecerdasan, gangguan pada pertumbuhan fisiknya, serta gangguan metabolisme.

Dampak jangka panjangnya, stunting yang tidak ditangani dengan baik sedini mungkin berdampak:

Baca Juga :  Lima Jam Rapat Tertutup, DPRD Tak Beri Informasi Jelas ke Media: "Kami Belum Pegang Datanya"

Menurunkan kemampuan perkembangan kognitif anak
Kekebalan tubuh lemah sehingga mudah sakit
Risiko tinggi munculnya penyakit metabolik seperti kegemukan
Penyakit jantung
Penyakit pembuluh darah
Kesulitan belajar
Lebih lanjut menurutnya, Bahkan ketika sudah dewasa nanti, anak dengan tubuh pendek akan memiliki tingkat produktivitas yang rendah dan sulit bersaing di dalam dunia kerja. Bagi anak perempuan yang mengalami stunting, ia berisiko untuk mengalami masalah kesehatan dan perkembangan pada keturunannya saat sudah dewasa. Hal tersebut biasanya terjadi pada wanita dewasa dengan tinggi badan kurang dari 145 cm karena mengalami stunting sejak kecil.

Ibu hamil yang bertubuh pendek di bawah rata-rata (maternal stunting) akan mengalami perlambatan aliran darah ke janin serta pertumbuhan rahim dan plasenta. Bukan tidak mungkin, kondisi tersebut berdampak pada kondisi bayi yang dilahirkan.

Bayi yang lahir dari ibu dengan tinggi badan di bawah rata-rata berisiko mengalami komplikasi medis yang serius, bahkan pertumbuhan yang terhambat.

Baca Juga :  Ditengah Anjloknya Harga Singkong, Mocaf Jadi Solusi Petani di Pringsewu Tanpa Beban APBD

Perkembangan saraf dan kemampuan intelektual bayi tersebut bisa terhambat disertai dengan tinggi badan anak tidak sesuai usia.

Selayaknya stunting yang berlangsung sejak kecil, bayi dengan kondisi tersebut juga akan terus mengalami hal yang sama sampai ia beranjak dewasa.

Maka dari itu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) merupakan sebuah program yang bertujuan untuk kesehatan bayi dan balita, memastikan tumbuh kembang anak sesuai dengan umurnya, dan mencegah stunting.

Program ini diadakan guna untuk mencegah stunting, yakni gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu yang lama. Kondisi ini menyebabkan penghambatan perkembangan dan pertumbuhan bayi sehingga bayi menjadi pendek. Stunting terjadi mulai dari dalam kandungan dan baru terlihat saat anak berusia dua tahun. Maka dari itu program bantuan ini diperuntukan untuk Bumil (Ibu Hamil) dan Baduta atau Bayi Bawah Dua Tahun. (Agus Yulianto)

Berita Terkait

Sebulan Yonif TP 945 di Kota Agung: Ekonomi UMKM Sekitar Meroket, Balap Liar dan Begal Lenyap
Selamat, Afrida Susanti Jabat Kepala BKAD Tanggamus
LBH Cahaya Keadilan Siap Kawal Legalitas Galian Tanah, Rencana Audiensi dengan DPRD Pringsewu
Panaskan Mesin Partai, DPD PAN Tanggamus Targetkan 10 Kursi DPRD di Pileg 2029
Jalan Becek Pasar Talang Padang Telah Diaspal, Warga Apresiasi Pemkab Tanggamus
Ketua LSM di Lampung Timur Ditangkap Usai Peras Pedagang Kosmetik Belasan Juta
Breaking News: Jasad Pemuda Air Naningan yang Tenggelam di Waduk Batu Tegi Tanggamus Akhirnya Ditemukan
Viral, Warga Talang Beringin Tanggamus Galang Dana Perbaikan Jalan Secara Swadaya
Berita ini 7 kali dibaca

Asisten Redaktur

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 22:34 WIB

Sebulan Yonif TP 945 di Kota Agung: Ekonomi UMKM Sekitar Meroket, Balap Liar dan Begal Lenyap

Senin, 20 April 2026 - 15:32 WIB

Selamat, Afrida Susanti Jabat Kepala BKAD Tanggamus

Senin, 20 April 2026 - 11:54 WIB

LBH Cahaya Keadilan Siap Kawal Legalitas Galian Tanah, Rencana Audiensi dengan DPRD Pringsewu

Senin, 20 April 2026 - 08:55 WIB

Panaskan Mesin Partai, DPD PAN Tanggamus Targetkan 10 Kursi DPRD di Pileg 2029

Minggu, 19 April 2026 - 18:15 WIB

Jalan Becek Pasar Talang Padang Telah Diaspal, Warga Apresiasi Pemkab Tanggamus

Berita Terbaru

Persiapan pengambilan sumpah jabatan kepada 9 pejabat yang dilantik oleh Wakil Bupati Tanggamus di Aula Pemkab setempat, Senin 20 April 2026 | Herdi/Media Prioritastv.com.

News

Selamat, Afrida Susanti Jabat Kepala BKAD Tanggamus

Senin, 20 Apr 2026 - 15:32 WIB