Aksi Brutal di Hajatan Purwakarta Jabar Berujung Korban Tewas, Pelaku Dihadiahi Timah Panas Saat Ditangkap

Pelaku Dibekuk Saat Kabur ke Cianjur, Polisi Masih Dalami Keterlibatan Lain

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku Yogi Iskandar saat digelandang Polisi usai ditangkap di Jalan Sagalaherang, Kampung Sagalaherang Kaler, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin 6 April 2026 | Achmad Junaidi/Media Prioritastv.com.

Pelaku Yogi Iskandar saat digelandang Polisi usai ditangkap di Jalan Sagalaherang, Kampung Sagalaherang Kaler, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin 6 April 2026 | Achmad Junaidi/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Jawa Barat – Aparat kepolisian berhasil menangkap pelaku pengeroyokan maut terhadap tuan rumah hajatan di Kabupaten Purwakarta. Penangkapan dilakukan saat pelaku berupaya melarikan diri ke luar daerah, Senin (6/4/2026).
Pelaku bernama Yogi Iskandar (38), warga Purwakarta, diamankan oleh Satreskrim Polres Purwakarta bersama Tim Resmob Ditreskrimum Polda Jawa Barat di wilayah Sagalaherang, Kabupaten Subang.

Pelaku diduga melakukan penganiayaan berat yang menyebabkan korban meninggal dunia dengan cara memukul bagian kepala belakang dan punggung korban menggunakan bambu berukuran panjang sekitar 35 sentimeter hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebut, usai kejadian, pihaknya langsung melakukan penyelidikan intensif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pencarian dilakukan di sejumlah titik, termasuk area perkebunan dan hutan di wilayah Kecamatan Campaka, namun pelaku sempat lolos.

Baca Juga :  Usai Lebaran Penyidikan Kasus Korupsi BPRS Tanggamus Diperluas, Kejari Periksa Saksi Baru

Tim kemudian mendapatkan informasi bahwa pelaku hendak melarikan diri ke arah Cianjur. Tim gabungan bergerak cepat melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku di Jalan Alternatif Sagalaherang, Subang.

“Tim kemudian berpencar dan melakukan pengejaran ke daerah Kabupaten Subang. Pelaku akhirnya berhasil ditangkap di Jalan Alternatif Sagalaherang, Kampung Sagalaherang Kaler, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang,” kata Hendra.

Hendra menyebut, dalam penangkapan tersebut, pihaknya turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya pakaian yang digunakan pelaku serta potongan bambu sepanjang 35 sentimeter yang diduga menjadi alat untuk menganiaya korban.

“Saat ini pelaku telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kami juga masih terus mendalami kemungkinan adanya pelaku lain dalam kasus tersebut,” tegasnya.

Baca Juga :  Ditemukan 34 Km dari Lokasi Awal, Mayat di Pantai Muara Hati Tanggamus Ternyata Petani BNS

Sebelumnya, peristiwa tragis itu terjadi pada Sabtu (4/4/2026) di Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka. Korban, Dadang (58), meninggal dunia setelah dianiaya saat menggelar pesta pernikahan anaknya.

Keributan bermula dari sekelompok pemuda yang diduga mengonsumsi minuman keras di lokasi hiburan hajatan. Salah satu pelaku sempat meminta uang kepada penyelenggara organ tunggal untuk membeli minuman keras tambahan, namun ditolak karena jumlahnya dianggap kurang.

Situasi memanas hingga korban keluar rumah untuk menegur. Teguran tersebut justru memicu emosi pelaku hingga korban dipukul menggunakan bambu dan tangan kosong ke bagian kepala belakang hingga terjatuh dan tidak sadarkan diri. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong. (*)

Berita Terkait

Wabup Pringsewu Dampingi KONI Pusat Survei Venue Dayung dan Ski Air PON 2032, Amphiteater Budaya Disiapkan di Way Sekampung
Hampir Rp100 Miliar Digelontorkan Pemerintah, Jalan Menuju Wisata Pesisir Tanggamus Mulai Diperbaiki
Baru Menjabat 6 Hari, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Ditangkap KPK
Ditemukan 34 Km dari Lokasi Awal, Mayat di Pantai Muara Hati Tanggamus Ternyata Petani BNS
Breaking News: Mayat Pria Berbaju Biru Ditemukan Mengapung di Pantai Kota Agung Timur Tanggamus
Warga Tangkap Remaja Wonosobo Diduga Pelaku Jambret di Kota Agung Timur Tanggamus
Pencarian Hari Kedua Warga Diduga Terseret Banjir Way Semuong Tanggamus Belum Membuahkan Hasil
Ketika Surat Sekda Lampung Tengah ‘Menabrak’ Titah Bupati
Berita ini 42 kali dibaca
Avatar photo

Achmad Junaedi

Achmad Junaedi adalah Wartawan yang aktif meliput peristiwa daerah, sosial, kriminal dan peristiwa dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 23:16 WIB

Wabup Pringsewu Dampingi KONI Pusat Survei Venue Dayung dan Ski Air PON 2032, Amphiteater Budaya Disiapkan di Way Sekampung

Kamis, 16 April 2026 - 22:34 WIB

Hampir Rp100 Miliar Digelontorkan Pemerintah, Jalan Menuju Wisata Pesisir Tanggamus Mulai Diperbaiki

Kamis, 16 April 2026 - 21:00 WIB

Baru Menjabat 6 Hari, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Ditangkap KPK

Kamis, 16 April 2026 - 20:19 WIB

Ditemukan 34 Km dari Lokasi Awal, Mayat di Pantai Muara Hati Tanggamus Ternyata Petani BNS

Kamis, 16 April 2026 - 10:15 WIB

Breaking News: Mayat Pria Berbaju Biru Ditemukan Mengapung di Pantai Kota Agung Timur Tanggamus

Berita Terbaru