Puluhan Rumah Warga Tergenang Banjir BNS Tanggamus Lampung

Luapan Sungai Way Banding akibat kiriman air dari wilayah hulu sempat merendam sekitar 20 rumah warga, kini debit air mulai surut dan situasi berangsur aman.

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi saat melakukan pemeriksaan lokasi tergenang banjir di BNS Tanggamus, Senin 13 April 2026 | Dok. Humas Polres Tanggamus.

Polisi saat melakukan pemeriksaan lokasi tergenang banjir di BNS Tanggamus, Senin 13 April 2026 | Dok. Humas Polres Tanggamus.

Prioritastv.com, Tanggamus, Lampung – Puluhan rumah warga di Kecamatan Bandar Negeri Semuong (BNS), Kabupaten Tanggamus, sempat tergenang banjir akibat meluapnya Sungai Way Banding, Senin (13/4/2026) sore.

Atas hal itu, personel Polsek Wonosobo turun langsung melakukan patroli dan monitoring debit air di lokasi guna memastikan kondisi terkini sekaligus mengantisipasi potensi banjir susulan.

Kapolsek Wonosobo, Iptu Tjasudin mengatakan, pihaknya bergerak cepat setelah menerima informasi adanya luapan air yang merendam permukiman warga.

“Kami melaksanakan patroli serta pengecekan debit air Sungai Way Banding karena sebelumnya sempat meluap ke permukiman warga,” kata Iptu Tjasudin mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, Selasa (14/4/2026).

Ia menjelaskan, banjir terjadi di sejumlah pekon, yakni Pekon Gunung Doh, Pekon Banding, dan Pekon Raja Basa, dengan jumlah rumah terdampak sekitar 20 unit.

Menurutnya, meluapnya Sungai Way Banding diduga akibat kiriman air dari wilayah Kecamatan Suoh, Lampung Barat, yang menyebabkan peningkatan debit air secara signifikan.

Baca Juga :  Oplos Pertalite Dengan Minyak Mentah, Gudang BBM di Pringsewu Digerebek, Bisnis Haram Miliaran Terbongkar

“Air sempat masuk ke rumah warga, namun saat ini debit air sudah mulai surut dan tidak ditemukan tanda-tanda adanya luapan susulan,” jelasnya.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, terutama saat terjadi hujan di wilayah hulu.

“Warga di sekitar sungai agar waspada saat hujan di hulu. Jika ada kenaikan debit air, segera laporkan ke petugas,” tandasnya. (*)

Berita Terkait

Wabup Pringsewu Dampingi KONI Pusat Survei Venue Dayung dan Ski Air PON 2032, Amphiteater Budaya Disiapkan di Way Sekampung
Hampir Rp100 Miliar Digelontorkan Pemerintah, Jalan Menuju Wisata Pesisir Tanggamus Mulai Diperbaiki
Baru Menjabat 6 Hari, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Ditangkap KPK
Ditemukan 34 Km dari Lokasi Awal, Mayat di Pantai Muara Hati Tanggamus Ternyata Petani BNS
Breaking News: Mayat Pria Berbaju Biru Ditemukan Mengapung di Pantai Kota Agung Timur Tanggamus
Warga Tangkap Remaja Wonosobo Diduga Pelaku Jambret di Kota Agung Timur Tanggamus
Pencarian Hari Kedua Warga Diduga Terseret Banjir Way Semuong Tanggamus Belum Membuahkan Hasil
Ketika Surat Sekda Lampung Tengah ‘Menabrak’ Titah Bupati
Berita ini 29 kali dibaca
Avatar photo

Sumentri

Sumentri adalah Wartawan yang aktif meliput peristiwa daerah, sosial, kriminal dan peristiwa dengan pendekatan jurnalistik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik di Kabupaten Tanggamus.

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 23:16 WIB

Wabup Pringsewu Dampingi KONI Pusat Survei Venue Dayung dan Ski Air PON 2032, Amphiteater Budaya Disiapkan di Way Sekampung

Kamis, 16 April 2026 - 22:34 WIB

Hampir Rp100 Miliar Digelontorkan Pemerintah, Jalan Menuju Wisata Pesisir Tanggamus Mulai Diperbaiki

Kamis, 16 April 2026 - 21:00 WIB

Baru Menjabat 6 Hari, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Ditangkap KPK

Kamis, 16 April 2026 - 20:19 WIB

Ditemukan 34 Km dari Lokasi Awal, Mayat di Pantai Muara Hati Tanggamus Ternyata Petani BNS

Kamis, 16 April 2026 - 10:15 WIB

Breaking News: Mayat Pria Berbaju Biru Ditemukan Mengapung di Pantai Kota Agung Timur Tanggamus

Berita Terbaru