Dua Tahun, Aplikasi LIBAS Dekatkan Masyarakat Dengan Polri di Kota Semarang

- Jurnalis

Kamis, 11 Mei 2023 - 05:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prioritastv.com, Jateng – Polrestabes Semarang merayakan hari ulang tahun kedua Aplikasi Polisi Hebat Semarang (Libas), Rabu (10/5).

Dari data yang diterima, ada lebih dari 134 ribu warga Kota Semarang kini telah mendownload program inovatif digital yang diproduksi oleh Polrestabes Semarang ini.

Pertama kali Aplikasi Libas diluncurkan dan diperkenalkan oleh masyarakat tepatnya pada 8 Mei 2021 atau tepatnya saat Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar baru menjabat sebagai Kapolrestabes Semarang selama empat bulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dorongan terbitnya aplikasi Libas yaitu tertingginya angka kejahatan di Kota Semarang dibanding daerah lainnya di Jawa Tengah.

Pada pertengahan tahun 2020, dari 9.615 kejahatan di Jateng yang terbanyak berasal dari Kota Semarang yakni 1.554.

Setelah lounchingnya aplikasi Libas, Kota Semarang adalah kota besar di Indonesia yang memiliki angka kejahatan terendah dibanding kota besar lainnya di nusantara.Di aplikasi pelayanan masyarakat ini, terdapat sejumlah fitur untuk membantu penggunanya untuk mengatasi masalah yang membutuhkan kepolisian.

Fasilitas gratis yang bisa didapat mulai dari melaporkan gangguan ketertiban masyarakat, aksi kejahatan dan kegiatan masyarakat.

“Aplikasi Libas disiapkan oleh Polrestabes Semarang untuk memudahkan komunikasi antara masyarakat dengan kepolisian Polrestabes Semarang,” ujar Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar saat perayaan ulang tahun kedua aplikasi Libas di Mapolrestabes Semarang, Rabu (10/5).

Irwan mengatakan, program ini diluncurkan untuk mewujudkan implementasi pelayanan publik yang terintegrasi.

Sejumlah fitur di aplikasi Libas sangat membantu masyarakat untuk mendapatkan pelayanan dari Polrestabes Semarang.

“Ada pelayanan publik lokal provinsi, pelayanan publik lokal inisiasi Pemkot Semarang hingga pelayanan publik lokal inisiasi Polrestabes Semarang,” katanya.

Melalui Presisi Command Center (PCC) Polrestabes Semarang, aplikasi Libas juga bisa memantau aktivitas para personel dan kendaraan dinas.

“Ada juga panic button untuk pengguna yang membutuhkan pelayanan darurat, layanan Polri 110 dan layanan Tim Tebas,” paparnya.

Kini ada fitur terbaru di aplikasi Libas yaitu Kenita (Kentongan Digital Kota Semarang). Layanan ini bisa digunakan oleh pengguna untuk melaporkan kejahatan dan non-kejahatan di lingkup rukun tetangga (RT).

“Misal ada pencurian kemudian dikirimkan nanti informsi soal kejahatan akan langsung masuk ke command center. Jadi karena namanya berbasis RT tadi sinyal bukan hanya masuk ke polisi tapi masuk juga ke masyarakat yang sudah mendownload aplikasi itu,” bebernya.

Sementara itu, mewakili Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Sekda Kota Semarang, Iswar Aminuddin mengucapkan banyak terima kasih kepada Polrestabes Semarang atas kontribusinya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Semarang.

“Selamat ulang tahun untuk Polisi Hebat Semarang atau Libas. Kami berterima kasih atas kontribusinya selama ini,” katanya.

Iswar lalu melanjutkan bahwa dalam peraturan perundang-undangan masyarakat pada UU No 5 tahun 2014 tentang aparat instutisi negara terdapat poin penting.

Isi dari poin tersebut adalah sebagai penyelanggara kebijakan publik kuncinya adalah kolaborasi dan adaptasi

“Hal itu pun sudah dilakukan oleh Polrestabes Semarang. Pak Irwan sebagai Kapolres masuk langsung membuat aplikasi Libas laku Baru dua tahun sudah meningkat muncul fitur Kentongan Digital atau Kenita,” jelasnya.

Artinya menurut Iswar ini merupakan bentuk adaptasi dan kolaborasi yang dilakukan oleh Polrestabes Semarang.

Dia harap energi positif ini bisa terus dilanjutkan dan ada kerjasama yang jelas juga bersama Pemerintah Kota Semarang.

“Kalau ada kerjasama yang jelas kita bisa saling bersinergi dan saling membantu agar segalanya bisa semakin baik dan Semarang semakin hebat,” imbuhnya.

Dalam Acara tersebut, juga dilakukan potong tumpeng dan bedah buku yang berjudul “Layanan Polisi Dalam Genggaman (Jejak Inovatif Kombes Pol Irwan Anwar)”, dengan penulis Ilham Anwar.

Berita Terkait

Akhir Kisah Pengantin Wanita Kabur Bersama Kekasih Jelang Akad, Keluarga Minta Ganti Rugi Puluhan Juta
Warga Desa Medayu Banjarnegara Gotong Royong Bangun Jalan Desa Secara Swadaya
Pengantin Wanita Kabur Bersama Kekasih Lama Jelang Akad Nikah, Diamankan Polisi di Hotel Kabupaten Jepara
Puluhan Korban Kekerasan Seksual Terungkap, Ponpes di Pati Ditutup Sementara, Penyidikan Terus Berjalan
Pendiri Ponpes di Pati Jadi Tersangka Pemerkosaan Puluhan Santriwati
Dari Magelang, Ketua DPRD Metro Lampung Ria Hartini Gaungkan Sinergi Pusat-Daerah Menuju Indonesia Emas 2045
Viral Rumah Dirobohkan di Pati Jawa Tengah Usai Pasutri Cerai
Tewaskan Siswa SMK, 10 Pelaku Tawuran di Brebes Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:59 WIB

Akhir Kisah Pengantin Wanita Kabur Bersama Kekasih Jelang Akad, Keluarga Minta Ganti Rugi Puluhan Juta

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:28 WIB

Warga Desa Medayu Banjarnegara Gotong Royong Bangun Jalan Desa Secara Swadaya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:58 WIB

Pengantin Wanita Kabur Bersama Kekasih Lama Jelang Akad Nikah, Diamankan Polisi di Hotel Kabupaten Jepara

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:12 WIB

Puluhan Korban Kekerasan Seksual Terungkap, Ponpes di Pati Ditutup Sementara, Penyidikan Terus Berjalan

Senin, 4 Mei 2026 - 09:45 WIB

Pendiri Ponpes di Pati Jadi Tersangka Pemerkosaan Puluhan Santriwati

Berita Terbaru

Tersangka MRP (25) saat ikut mengepalkan tangan setelah mendapatkan perawatan medis usai terkena tembakan di RS Bhayangkara, Minggu 14 Juni 2026 | Dok. Polda Lampung.

Bandar Lampung

Curi Mobil Milik Teman, Pria di Bandar Lampung Ditembak

Rabu, 17 Jun 2026 - 22:09 WIB