Prioritastv.com, Pesisir Barat – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat kembali mencatatkan namanya dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) atas terlaksananya kegiatan yang belum ada sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Jika beberapa tahun silam memecahkan rekor MURI dalam kegiatan 1.001 Bebai Nyuncun Pahar, kali ini rekor MURI tersebut akan kembali disematkan melalui kegiatan festival pawai 1.500 Masyarakat Businjang (menggunakan sarung-red).
Dalam karnaval tersebut selain dihadiri oleh Bupati Agus Istiqlal, hadir juga Wakil Bupati Ahmad Zulkaini Syarif, Ketua DPRD dan anggota DPRD Pesisir Barat, unsur Forkopimda Lampung Barat dan Pesisir Barat.
Kemudian, Plt Sekda John Edward, pejabat pimpinan tinggi Pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas dan pelaksana di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, Ketua 1. TP-PKK Kabupaten Pesisir Barat ibu Yurnawati Zulkaini, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten, dan seluruh anggota pengurus TP-PKK se-Kabupaten Pesisir Barat.
Karnaval 1.500 Masyarakat Businjang tersebut merupakan satu dari dua kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pesibar ke-10 yang dilaksanakan Selasa (20/06/2023), nantinya akan tercatat dalam rekor MURI.
Bupati Pesisir Barat Dr. Agus Istiqlal S.H., M.H., mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung atas suksesnya pawai 1.500 masyarakat Businjang.
Masyarakat Businjang dimaksud, merupakan salah satu upaya Pemkab Pesisir Barat mengembalikan tradisi masyarakat adat dan budaya Pesisir Barat untuk selalu menggunakan sinjang (sarung), khususnya dalam kegiatan-kegiatan adat dan dalam kegiatan hajatan umum dalam ruang lingkup tingkat pekon.
“Tujuan lainnya yakni memperkenalkan kembali terhadap masyarakat luas tentang motif-motif kain sinjang di Pesibar, seperti motif Sinjang Krui, Sinjang Pugung, Sinjang Tapis, dan Sinjang Bumpas,” tegas Agus istiqlal.
Dalam rangkaian kegiatan itu juga dilaksanakan mengan balak atau makan besar bersama, dimana menu makanan yang di sajikan adalah menu khas menu makan pesisir barat itu sendiri. (Suroso)








