Menu

Mode Gelap
 

Kriminal · 6 Jul 2023 13:47 WIB ·

Ngaku Dilempar Usai Minum Minuman Keras, Gareng Resedivis Pencurian Tega Bunuh ODGJ di Pringsewu Lampung


 Gareng, Tersangka Pembunuhan ODGJ di Jalan Lintas Barat Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu Lampung saat Proses Pemeriksaan Polisi, Kamis 6 Juli 2023. (Dok : Polres Pringsewu) Perbesar

Gareng, Tersangka Pembunuhan ODGJ di Jalan Lintas Barat Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu Lampung saat Proses Pemeriksaan Polisi, Kamis 6 Juli 2023. (Dok : Polres Pringsewu)

Prioritastv.com, Pringsewu – Polisi beberkan motif dan kronologis kasus pembunuhan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang dilakukan oleh AS alias Gareng (20) di Jalan Raya Gading Rejo Kabupaten Pringsewu, Lampung beberapa hari lalu.

Dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan polisi, motif tersangka nekad menganiaya korban hingga tewas karena kesal telah dilempar batu oleh korban ketika saat melintas di depan korban. Pemicu lainnya, tersangka Gareng dalam kondisi telah mengkonsumsi miras oplosan di Terminal Gadingrejo.

Akibat perbuatan tersangka, ungkap AL Haqqi, korban yang berusia 60-70 tahun ini mengalami luka tusuk di punggung kanan, luka robek dahi sebelah kiri panjang, luka lembam jari tangan kiri, luka lecet siku dan luka robek di perut dan tewas di TKP.

Kemudian, diketahui bahwa tersangka Gareng juga sudah sering terlibat dalam beberapa kasus kriminalitas dan juga sudah berstatus residivis. Ia sudah dua kali mendekam di lembaga pemasyarakatan.

Mirisnya, saat korban sedang sekarat dan berlumuran darah, tersangka kembali mengambil sebongkah batu dari sekitar lokasi kejadian lalu melemparkannya kearah kepala korban, setelah itu korban ditinggalkan pergi.

Bahkan, tersangka juga menggasak uang Rp10 ribu yang berada di saku korban dan uang tersebut dipakainya membeli nasi bungkus di sekitar terminal gading rejo dan memakan nasi tersebut dirumahnya.

Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Pringsewu Iptu Maulana Rahmat Al Haqqi, kejadian berawal pada Selasa, 27 Juni 2023 sekitar pukul 22.00 WIB, Gareng mengkonsumsi minuman keras bersama rekan-rekannya di Terminal Gadingrejo.

Kemudian, Rabu 28 Juni 2023 sekitar pukul 00.30 WIB, tersangka pergi sendirian dengan mengendarai sepeda motor menuju arahan Gedongtataan untuk nonton hiburan organ tunggal.

“Saat sedang dalam perjalanan, tepatnya di depan kampus STIE Krakatau Gadingrejo, tiba tiba kaki kiri tersangka terkena lemparan batu yang diduga dilakukan korban,” kata Iptu Rahmat, Kamis 6 Juli 2023.

Kasat menyebut, tersangka saat itu langsung menghentikan kendaraan dan menegur korban dengan nada marah, namun dibalas juga dengan nada keras juga oleh korban, sehingga tersangka kesal dan langsung memukul korban dan kemudian terjadi perkelahian tangan kosong diantara keduanya.

Dalam perkelahian tersebut, kata Kasat, tersangka menikam punggung korban sebanyak dua kali dan dibagian perut sebanyak satu kali dengan menggunakan pisau badik miliknya, hingga membuat korban jatuh tersungkur sambil bergulingan ketengah jalan aspal.

”Saat korban sedang mengerang kesakitan, tersangka memeriksa seluruh pakaian korban untuk mencari barang berharga miliknya namun hanya menemukan uang sepuluh ribu dalam kantong baju lalu mengambilnya dan setelah itu korban oleh pelaku diseret kepinggir jalan,” ucapnya.

Lanjutnya, saat korban sedang sekarat dan berlumuran darah, tersangka kembali mengambil sebongkah batu dari sekitar lokasi kejadian lalu melemparkannya kearah kepala korban, setelah itu korban ditinggalkan pergi dan Gareng membeli nasi bungkus disekitar terminal dengan menggunakan yang 10 ribu milik korban.

“Tersangka memgaku kesal telah dilempar batu oleh korban saat sedang lewat,” ujarnya.

Ditambahkannya, bahwa untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, tersangka dijerat dengan pasal 351 ayat 3 KUHP tentang Penganiayaan yang mengakibatkan orang luka-luka dan meninggal dunia dengan ancaman hukuman 7 tahun.

“Selain pasal 351 ayat 3, ada pasal persangkaan subsider yakni pasal 338 KUHP tentang menghilangkan nyawa orang lain dengan ancaman 15 tahun penjara.” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Seorang pria tanpa identitas yang diduga mengalami gangguan jiwa berat ditemukan warga tak bernyawa di tepi jalan lintas barat Sumatera, tepatnya di depan kampus STIE Krakatau Gadingrejo, Rabu 28 Juni 2023 sekitar pukul 06.30 WIB. (Agus Yulianto)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ada Mantan Bupati, 7 Caleg Berpotensi Anggota DPRD Dapil 1 Tanggamus Usai Rekapitulasi Suara Pemilu 2024 Kabupaten

3 March 2024 - 16:04 WIB

Jembatan Penghubung Pekon Betung ke Pematang Sawa Tanggamus Kembali Ambruk

3 March 2024 - 11:41 WIB

Diikuti Ratusan Peserta di Buka Pj Bupati, Tanggamus Run Perkenalkan Wisata dan Potensi UMKM Sambut HUT 27 Bumi Begawai Jejama

3 March 2024 - 11:21 WIB

Kadis Kesehatan Dampingi Pejabat Bupati dalam Acara Baksos Operasi Bibir Sumbing, Sambut HUT ke 27 Tanggamus

3 March 2024 - 09:49 WIB

Tingkatkan Kamtibmas Jelang Pemilu 2024, Bhabinkamtibmas Gelar Jumat Curhat di Rejosari Ulu Belu

2 March 2024 - 21:36 WIB

Cooling System Pemilu 2024, Kapolres Tanggamus Silaturahmi ke Ketua MUI 

2 March 2024 - 21:00 WIB

Trending di Lampung