https://youtu.be/rU57VxngrT0?si=Rd7ZGmcx-I05nDUX
Prioritastv.com, Ponorogo, Jawa Timur – Sejak kemarin berseliweran di media sosial seorang emak-emak menangis di pinggir jalan ditenangkan anggota polisi, yang informasinya disebutkan terkait keinginannnya meminta sepeda motor warna hitam. Kejadian menjadi viral, karena warganet heran dengan kelakuan emak-emak tersebut.
Pada video pendek serupa yang diterima Media Prioritas Network, disebutkan juga kejadian itu akibat sang suami tak menuruti kemauan istri, ketika sanga istri minta motor warna hitam dan atas namanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tetapi di tolak suaminya malah milih warna merah dan juga surat-surat
nya atas nama suaminya. Wah bahaya nggih kalau istri sudah ngambek nggak mau pulang. Untung ada pak Polisi yang peduli,” tulis keterangan video.
Berdasarkan penelusuran, diketahui kejadian tersebut terjadi di Jalan Raya Ponorogo – Pacitan, tepatnya di Desa Madusari, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur.
Sang polisi juga diketahui bernama Bripka Eko Andrianto, Anggota Sat Lantas Polres Ponorogo yang saat kejadian itu bertugas dan mendapatkan laporan masyarakat bahwa ibu-ibu menghadang kendaraan di jalan.
Ibu-ibu itu telentang di jalan raya dan meminta pengendara agar menabrak dirinya karena ingin bunuh diri. Setelah didatangi di lokasi, tepatnya selatan Pondok Gontor 2, Desa Madusari.
Bripka Eko berusaha membujuk ibu itu untuk minggir ke tepi jalan, sehingga diketahui permasalahan yang terjadi antara istri dan suami terkait masalah motor.
“Kejadiannya pada hari Minggu (10/12) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu saya bertugas di pos, ada masyarakat yang lapor. Kami datangi, kami ajak ke pinggir jalan, kami tanya ada apa,” kata Bripka Eko kepada Media Prioritas Network, Rabu 13 Desember 2023.
Bripka Eko menjelaskan, menurut keterangan suaminya, bernama Mulyono, warga Desa Crabak, Kecamatan Slahung, istrinya marah karena tidak dibelikan motor sesuai keinginannya, yakni Mulyono membeli sepeda motor warna merah dan atas nama dia. Sementara, sang istri ingin sepeda motor tersebut warna hitam dan atas nama istri.
“Keterangan suami emak-emak itu, bahwa keduanya setelah dari dealer kendaraan. Emak-emak menginginkan kendaraan PCX berwarna hitam. Namun dibelikan berwarna merah,” katanya.
Tidak hanya itu, keinginan lainnya adalah PCX tersebut atas nama emak-emak yang viral itu. Akan tetapi sang suami tidak mau. Dan tetap mengatasnamakan kendaraan atas nama sang suami.
“Sudah saya konfirmasi, identitas menjadi atas nama ibu. Jadi setelah diganti nama mau dibawa pulang,”bebernya.
Langkah personelnya itu diapresiasi, Kasatlantas Polres Ponorogo, AKP Jumianto Nugroho sebab tugas anggota Satlantas Polres Ponorogo tidak hanya mengatur lalu lintas saja. Lebih dari itu, juga menolong seperti yang sedang viral.
“Yang viral itu juga menenangkan sekaligus laporannya awal juga menganggu arus. Akhirnya Clear kan,” tandasnya. (Dekki)








