Prioritastv.com, Pesisir Barat, Lampung – Wilayah Pungkalan, Ngambur, Pesisir Barat, menjadi saksi ketegangan antara manusia dan alam, ketika kawanan gajah liar dari habitat asli Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBSS) merusak rumah warga di perkebunan.
Informasi ini tersebar melalui video siaran langsung di media sosial Facebook, yang diunggah oleh netizen bernama Rasyid Pusel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam rekaman tersebut, terlihat rumah warga yang terbuat dari papan rusak, dengan papan-papan yang terlepas akibat interaksi yang tidak diinginkan dengan gajah-gajah tersebut.
Pemandangan kotoran gajah di depan rumah-rumah menciptakan situasi sulit bagi warga setempat.
“Gubuk punya paman mawar, tolong kepada semua petugas, untuk mengamankan gajah yang ada di ngambur. Ayam milik warga juga ikut dimakan,” ucap suara pria tersebut.
Dalam keterangannya Rasyid Pusel, menjelaskan gajah liar tersebut merusak rumah warga di pemukinan, terjadi pada Sabtu, 23 Desember 2023, dinihari tadi. Dan wilayah tersebut merupakan tanah marga.
“Yang dirusak 3 gubuk yang dirusak, untuk jarak marga ke HPT 500 meter, jarak tanah marga ke TNBBS sekitar 3 kilometer. Itu baru di daerah ngambur pangkalan marang kupan ulu. Belum tau kerusakan yang berada di seberang,” kata Rasyid melalui chat instan.
Rasyid berharap pihak berwenang dan konservasi alam setempat diharapkan segera mengambil tindakan preventif untuk mengurangi potensi konflik serupa di masa depan.
Kejadian ini menjadi sorotan netizen dan masyarakat sekitar, yang mengungkapkan keprihatinan terhadap dampak konflik antara manusia dan satwa liar.
Perlu diingat bahwa TNBSS merupakan habitat alami bagi gajah-gajah liar, dan interaksi semacam ini menjadi tantangan serius bagi kesejahteraan warga sekitar.
Keselarasan antara konservasi dan kebutuhan manusia merupakan kunci dalam memastikan keberlanjutan kedua belah pihak, mengingat pentingnya pelestarian flora dan fauna alami serta keberlanjutan pemukiman manusia. (Suroso)








