Polisi Kantongi Identitas Terduga Pelaku Kasus Bocah 10 Tahun Tewas di Mess Karyawan ILP Tulang Bawang

- Jurnalis

Selasa, 24 Juni 2025 - 16:49

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi saat melakukan olah TKP penemuan bocah perempuan berusia 10 tahun yang ditemukan tewas di dalam kamar mes karyawan perusahaan tebu PT Indo Lampung Perkasa, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung | Ist.

Polisi saat melakukan olah TKP penemuan bocah perempuan berusia 10 tahun yang ditemukan tewas di dalam kamar mes karyawan perusahaan tebu PT Indo Lampung Perkasa, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung | Ist.

Prioritastv.com, Tulang Bawang, Lampung – Polisi mengungkap bahwa pihaknya telah mengantongi identitas terduga pelaku dalam kasus kematian tragis seorang bocah perempuan berinisial RMZ (10), yang ditemukan tak bernyawa di kamar mes karyawan PT Indo Lampung Perkasa, Desa Gedung Meneng, Kecamatan Gedung Meneng, pada Minggu malam, 22 Juni 2025.

Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang, AKP Noviarif Kurniawan, dalam keterangannya menyebutkan bahwa saat ini tim gabungan dari Tekab 308 Satreskrim Polres dan jajaran Polsek tengah melakukan pengejaran intensif terhadap terduga pelaku.

“Terduga pelaku sudah kami identifikasi. Tim kami sedang melakukan pencarian intensif untuk segera menangkap yang bersangkutan,” kata AKP Noviarif Kurniawan, Selasa 24 Juni 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan sejumlah tanda kekerasan pada tubuh korban. Beberapa barang bukti, termasuk pakaian milik korban, turut diamankan dari lokasi kejadian.

Temuan luka pada bagian sensitif tubuh korban semakin memperkuat dugaan bahwa RMZ menjadi korban kekerasan seksual yang disertai pembunuhan.

“Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya luka berdarah di area sensitif korban. Dugaan kuat ini merupakan kasus pemerkosaan yang berujung pada pembunuhan,” terang AKP Noviarif.

Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk dilakukan autopsi guna mengetahui secara pasti penyebab kematian berdasarkan hasil medis.

Kasus ini menimbulkan keprihatinan mendalam dari masyarakat dan kembali mengingatkan pentingnya perlindungan maksimal terhadap anak-anak, terutama di lingkungan tempat tinggal dan kerja.

Polres Tulang Bawang menegaskan akan mengusut kasus ini secara tuntas dan memastikan pelaku mendapatkan hukuman setimpal sesuai hukum yang berlaku.

“Kami akan terus bergerak cepat. Harapan kami, pelaku segera tertangkap dan diadili sebagaimana mestinya,” tutup Kasat Reskrim. (Putra)

Berita Terkait

Kota Metro Raih TPAKD Award 2026, Terbaik Tingkat Kota Wilayah Sumatera
Terungkap, Pelaku Penimpaan QRIS Palsu di Angkringan Soka Maliosewu Pringsewu Ternyata Mantan Karyawan
Status Hukum Konten Kreator Rohadi Tanggamus Lampung Tunggu Hasil Gelar Perkara
TPAS Karangrejo Metro Terbakar, Cuaca Panas 36 Derajat Diduga Jadi Pemicu
Polres Lampung Barat Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi, 337 Liter Pertalite dan Solar Disita
Ini Dugaan Kasus yang Menjerat Konten Kreator Tanggamus Lampung Rohadi Alcantara
Polres Pringsewu Kerahkan 156 Personel Amankan Masa Kampanye Pilkakon Serentak
Sosok Rohadi Alcantara, Konten Kreator Asal Cukuh Balak Tanggamus yang Dikabarkan Diamankan Polisi
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:36

Kota Metro Raih TPAKD Award 2026, Terbaik Tingkat Kota Wilayah Sumatera

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:46

Terungkap, Pelaku Penimpaan QRIS Palsu di Angkringan Soka Maliosewu Pringsewu Ternyata Mantan Karyawan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:17

Status Hukum Konten Kreator Rohadi Tanggamus Lampung Tunggu Hasil Gelar Perkara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:33

TPAS Karangrejo Metro Terbakar, Cuaca Panas 36 Derajat Diduga Jadi Pemicu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:58

Polres Lampung Barat Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi, 337 Liter Pertalite dan Solar Disita

Berita Terbaru