Menu

Mode Gelap

Lampung

Warga Banyumas Pringsewu Ditemukan Tewas di Kedalaman Sumur 10 Meter, Ini Penyebabnya ?

badge-check
👁️ Dibaca : 0 Kali

Prioritastv.com, Pringsewu – Penemuan jasad pria 39 tahun bernama Hanif Asmawi (39) warga Pekon Sukamulya, Banyumas Pringsewu Lampung mengegerkan warga setempat, sebab tubuhnya ditemukan di dalam sumur sedalam 10 meter, Sabtu 20 Mei 2023 pagi tadi.

Pasalnya, elaki ini sebelumnya dikabarkan hilang tidak pulang sejak Kamis 18 Mei 2023 malam, bahkan keluarga sudah melakukan pencarian terhadap korban namun tak kunjung ditemukan.

Tak hanya mencari, upaya keluarga melalui orang tua korban juga sempat melaporkan kejadian tersebut ke pihak aparatur pekon dan keluarga lainnya memposting foto korban di sosial media.

Berdasarkan keterangan Kapolsek Sukoharjo, Iptu Poltak Pakpahan penemuan jasad korban bermula, orang tua korban melihat sendal warna kuning yang biasa dipakai korban berada di dekat sumur yang berada di area dapur dalam rumahnya.

Lantaran curiga orang tua korban lalu memanggil dua tetangganya untuk membantu mencari korban apakah ada di dalam sumur, namun saat itu tubuh korban tidak terlihat.

“Merasa penasaran, orang tua korban mencari jangkar besi lalu memasukannya ke dalam sumur dan menarik-nariknya hingga  jenazah korban tersangkut lalu baru terlihat mengambang di permukaan sumur,” kata Poltak dalam keterangan tertulis yang diterima Medi Prioritas.

Kapolsek menjelaskan, saat ditemukan korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Ia juga menduga korban tercebur kedalam sumur saat penyakit epilepsi yang dideritanya Kambuh.

“Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, Korban ini memiliki riwayat sakit epilepsi menahun, ada dugaan dia tercebur kedalam sumur saat sakit epilepsinya kambuh,” jelasnya.

Poltak mengungkap, dari hasil identifikasi dan pemeriksaan jenazah yang dilakukan tim inafis Polres Pringsewu dan pihak medis dari puskesmas Banyumas, ditubuh korban tidak ditemukan tanda atau luka bekas kekerasan.

“Dugaan awal kejadian ini tidak ada unsur kesengajaan atau tindak pidana,” ungkapnya.

Ditambahkannya,  keluarga korban sudah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak proses otopsi sehingga korban langsung dimakamkan.

“Atas dasar tersebut, jenazah korban langsung kita serahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan proses pemakaman,” tandasnya. (Agus Yulianto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Reses di Pematang Sawa, Anggota DPRD Tanggamus Zudarwansyah Tegaskan Kawal Pembukaan Akses Vital Way Nipah–Tampang Tua

6 Desember 2025 - 09:35 WIB

Reses Anggota DPRD Tanggamus M. Rangga Putra Hakim di Tiga Lokasi, Warga Sampaikan Berbagai Usulan

6 Desember 2025 - 09:19 WIB

Bawa Senpi Rakitan dan Sajam, Dua Pencuri Motor asal Lampung Timur Beraksi di 30 TKP Bandar Lampung

6 Desember 2025 - 09:03 WIB

Sembunyi di Hutan Dekat Lokasi Operasi Teroris, Mantan Kades DPO Tipikor 2021 Akhirnya Ditangkap Kejari Lampung Tengah

6 Desember 2025 - 08:39 WIB

Mbah Tarman Ditahan Polisi Terkait Dugaan Mahar Cek Rp 3 Miliar Palsu

6 Desember 2025 - 08:34 WIB

Trending di Jawa Timur