Prioritastv.com, Jawa Timur – Insiden kecelakaan bus penganggut siswa study tour SMAN 1 Sidoarjo di Tol Solo-Ngawi Kilometer 577/A pada Kamis 18 Januari 2024 lalu menyebabkan dua orang meninggal dunia. Mereka adalah guru Bimbingan Konserling bernama Sutining Hidayah (60) dan siswa bernama Nabil Asfa Putra (17).
Pelajar Nabil sempat dibawa ke RS At Tin Husada Ngawi namun nyawanya tidak bisa diselamatkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ada dua korban jiwa dalam kecelakana tersebut, satu meninggal dunia di lokasi kejadian, satu di RS At Tin Husada. Keduanya telah dipulangkan untuk dimakankan,” kata Kapolres Ngawi AKBP Argowiyono, Sabtu 20 Januari 2024.
Sebanyak 19 korban lainnya saat ini menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit yang ada di Kabupaten Ngawi. Korban kebanyakan mengalami luka memar, lecet, robek, serta luka lebam.
“Data yang dirawat di RS At Tin Husada ada 2 korban, di Rs Widodo ada 14 korban, dan di RS Dr Soeroto ada 5 orang,” ucap Argowiyono.
Dijelaskan Argo, insiden dimulai ketika kendaraan Truck Mitsubishi Engkel Nopol H-8216-GE yang dikemudikan oleh Sukmo Asmoro dengan penumpang Johana Ashari bergerak dari arah barat ke timur.
Lau, Bus Pratama Putra Nopol W-7473-UP yang dikemudikan oleh Riwiyono membawa awak bus bernama Saderi dengan 47 penumpang berjalan searah di belakangnya.
Saat tiba di TKP, truk Mitsubishi Engkel mengalami pecah ban belakang kiri, kemudian oleng ke kanan menabrak median jalan, dan terguling.
Kurangnya hati-hati pengemudi Truck Mitsubishi Engkel dan jarak yang dekat menyebabkan tabrakan depan kanan Bus Pratama Putra, yang selanjutnya membuat bus oleng ke kiri dan masuk ke parit.
Barang bukti yang diamankan oleh Polres Ngawi meliputi Kendaraan Truck Mitsubishi Engkel H-8216-GE, beserta STNK dan SIM BI Sukmo Asmoro dan Kendaraan Bus Pratama Putra W-7473-UP beserta STNK dan SIM BI Umum Riwiyono.
“Saat ini sopir truck dan bus serta barang bukti berupa kendaraan juga surat-surat kami amankan untuk proses lebih lanjut,” jelas Argowiyono.
Kapolres Ngawi menyampaikan rasa prihatin dan berbela sungkawa kepada keluarga korban.
“Kami turut berduka cita yang mendalam, semoga korban yang masih dirawat segera diberi kesembuhan oleh Allah SWT. Aamiin yra,” tandasnya.
Kapolsek Candi Sidoarjo Kompol Eka Anggriana yang merupakan salah satu pelayat, menyebut bahwa, siswa kelas XII yang menjadi korban tersebut adalah anak kedua dari salah satu anggotanya.
“Korban meninggal, anak kandung anggota kami, Aiptu Sucipto, anggota Unit Patroli Polsek Candi,” kata Eka kepada media di Makam Islam Pucang, Sidoarjo.
Eka pun menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya korban dalam kecelakaan bus Pratama Putra dengan nomor polisi W 7473 UP, yang membawa rombongan siswa dan guru tersebut.
“Kami Polsek Candi menyampaikan turut berduka cita atas kecelakaan lalu lintas yang terjadi di jalan Tol Ngawi,” tutupnya. (Dekki)








