Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi Uswatun Khasanah Ditangkap di Madiun, Mengaku Suami Siri Korban

- Jurnalis

Senin, 27 Januari 2025 - 10:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase foto kedatangan pelaku RTH alias A di Polda Jawa Timur, Minggu 26 Januari 2025, malam.

Kolase foto kedatangan pelaku RTH alias A di Polda Jawa Timur, Minggu 26 Januari 2025, malam.

Prioritastv.com, Jawa Timur – Pelaku pembunuhan dan mutilasi terhadap Uswatun Khasanah (29), perempuan asal Desa Sidodadi, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, akhirnya ditangkap oleh tim Unit Jatanras Polda Jawa Timur. Pelaku berinisial RTH alias A (33) diamankan di Kabupaten Madiun pada Sabtu (25/1/2025) pukul 00.00 WIB.

“Alhamdulillah, pelaku berhasil kami tangkap (Sabtu) sekitar pukul 00.00 WIB,” ungkap Kombes Pol Farman, Ditreskrimum Polda Jatim, dalam konferensi pers, Minggu (26/1/2025).

RTH diketahui berasal dari Desa Gombang, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung. Berdasarkan pengakuannya kepada polisi, RTH adalah suami siri korban. “Pengakuan sementara katanya suami siri,” tambah Farman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa pelaku memiliki istri sah yang tinggal di Kabupaten Ngawi. Sehari-hari, RTH disebut bekerja sebagai makelar mobil bodong di Tulungagung.

Baca Juga :  11 Titik Sumur Hangus dan Sejumlah Kendaraan Ludes usai Kebakaran Sumur Minyak di Muba Sumsel

Kasus ini terungkap setelah warga Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, menemukan sebuah koper merah di selokan pada Kamis (23/1/2025). Koper tersebut awalnya ditemukan oleh seorang warga yang curiga dengan sebuah paket besar berwarna hitam yang terbungkus rapi.

Saat dibuka, paket tersebut ternyata berisi koper yang berisikan tubuh korban. Kepala Desa Dadapan, Andik Bangga Satria Rama, mengatakan bahwa paket itu dikemas dengan sangat rapi, seperti paket kiriman profesional.

Kasat Reskrim Polres Ngawi, AKP Joshua Peter Krisnawan, menyebutkan bahwa korban meninggal akibat asfiksia atau kekurangan napas, yang diduga disebabkan oleh cekikan.

Baca Juga :  Jalinbar Tanggamus Lancar Lebaran ke-Empat, Satlantas Turunkan Tim Urai dan Pasang Tolo-Tolo di Titik Rawan

“Penyebab kematian akibat asfiksia, kemungkinan karena cekikan atau potongan pada leher korban,” jelasnya. Selain itu, ditemukan indikasi kekerasan pada tubuh korban sebelum meninggal.

Setelah pelaku ditangkap, potongan kepala dan kaki korban berhasil ditemukan. Potongan kaki ditemukan di Desa Sampung, Kabupaten Ponorogo, sementara potongan kepala ditemukan di Desa Slawe, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek.

Saat ini, potongan tubuh tersebut telah diamankan di RSUD dr Harjono Ponorogo dan RSUD dr Iskak Tulungagung untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Polisi masih mendalami motif pelaku melakukan aksi keji tersebut. Kasus ini menjadi perhatian publik dan diharapkan dapat segera diselesaikan untuk memberikan keadilan bagi korban dan keluarganya. (Dekki)

Berita Terkait

Data Gagal Panen Bakal Dicek Ulang, DPRD Metro Turunkan Tim Verifikasi Lapangan
TMMD Ke-128 Tanggamus Fokus Pembangunan Infrastruktur Jalan, RTLH hingga Sumur Bor di Tiga Pekon
Gubernur dan Wali Kota Metro Tinjau Jalan Rusak, Pemprov Siapkan Rp26,4 Miliar untuk Tiga Ruas Prioritas
Drama Politik Kota Metro: Siapa Sebenarnya Membela Rakyat?
Hadapi Ancaman El Nino, Wali Kota Metro Jemput Bantuan Alsintan ke Kementerian Pertanian
Sebulan Yonif TP 945 di Kota Agung: Ekonomi UMKM Sekitar Meroket, Balap Liar dan Begal Lenyap
Selamat, Afrida Susanti Jabat Kepala BKAD Tanggamus
LBH Cahaya Keadilan Siap Kawal Legalitas Galian Tanah, Rencana Audiensi dengan DPRD Pringsewu
Berita ini 2 kali dibaca

Redaktur

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 23:14 WIB

Data Gagal Panen Bakal Dicek Ulang, DPRD Metro Turunkan Tim Verifikasi Lapangan

Rabu, 22 April 2026 - 23:09 WIB

TMMD Ke-128 Tanggamus Fokus Pembangunan Infrastruktur Jalan, RTLH hingga Sumur Bor di Tiga Pekon

Rabu, 22 April 2026 - 21:18 WIB

Gubernur dan Wali Kota Metro Tinjau Jalan Rusak, Pemprov Siapkan Rp26,4 Miliar untuk Tiga Ruas Prioritas

Selasa, 21 April 2026 - 14:53 WIB

Drama Politik Kota Metro: Siapa Sebenarnya Membela Rakyat?

Senin, 20 April 2026 - 23:08 WIB

Hadapi Ancaman El Nino, Wali Kota Metro Jemput Bantuan Alsintan ke Kementerian Pertanian

Berita Terbaru

Lampung

Drama Politik Kota Metro: Siapa Sebenarnya Membela Rakyat?

Selasa, 21 Apr 2026 - 14:53 WIB