Janji MBG Senin Gagal Total, SPPG Mulyajaya Karawang Jabar Tuai Kekecewaan Sekolah dan Wali Murid

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 19:42

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dapur MBG di Dusun Cibanteng 1 Desa Mulyajaya Kecamatan Kutawaluya Kabupaten Karawang Jawa Barat yang belum terlihat aktifiktas, Senin 9 April 2026 | Achmad Junaidi/Media Prioritastv.com.

Dapur MBG di Dusun Cibanteng 1 Desa Mulyajaya Kecamatan Kutawaluya Kabupaten Karawang Jawa Barat yang belum terlihat aktifiktas, Senin 9 April 2026 | Achmad Junaidi/Media Prioritastv.com.

Prioritastv.com, Karawang, Jawa Barat – Wali murid di sejumlah sekolah di wilayah Desa Mulyajaya, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, mempertanyakan kesiapan operasional Satuan Pelayanan Pemulihan Gizi (SPPG) setempat. Pasalnya, program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dijadwalkan mulai didistribusikan pada Senin, 6 April 2026, hingga kini belum terealisasi.

Keterlambatan tersebut memicu kekecewaan, tidak hanya dari para orang tua siswa, tetapi juga pihak sekolah yang telah lebih dulu menyampaikan informasi kepada peserta didik terkait pelaksanaan program tersebut.

Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah di Desa Sindangmulya, Moh Zein Soperi, mengaku kecewa atas belum berjalanannya distribusi MBG oleh SPPG Mulyajaya. Ia menyebut, pihaknya telah menerima informasi bahwa pengiriman makanan akan dimulai pada awal pekan ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebetulnya ada apa, sehingga MBG di Desa Mulyajaya belum bisa beroperasi? Padahal pihak SPPG sendiri yang mengabarkan bahwa Senin sudah mulai mengirim makanan untuk siswa,” kata Zein.

Ia juga mengungkapkan rasa malu kepada para siswa, lantaran sebelumnya telah memastikan bahwa program tersebut akan berjalan sesuai jadwal. Bahkan, pihak sekolah sampai membatalkan agenda halal bihalal demi menyambut pelaksanaan perdana MBG.

“Malu saya. Kegiatan halal bihalal sampai dibatalkan demi menyambut MBG, tapi ternyata tidak jadi,” tandasnya.

Sementara itu, Dewan Pembina Forum Keluarga Besar Kutawaluya Bersatu, Sopyan Yunior, menilai keterlambatan ini menunjukkan belum matangnya kesiapan SPPG Mulyajaya dalam menjalankan program tersebut.

“Seharusnya MBG berjalan tepat waktu sesuai jadwal yang sudah disampaikan kepada penerima manfaat. Saya mendengar peralatan di SPPG belum sepenuhnya siap,” kata Sopyan.

Ia menegaskan, jika memang belum siap, sebaiknya pihak penyelenggara tidak memberikan janji kepada masyarakat yang berpotensi menimbulkan kekecewaan. “Kalau belum siap, jangan menjanjikan. Ini justru menimbulkan kekecewaan bagi masyarakat,” tutupnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala SPPG Mulyajaya, Lauren, menjelaskan bahwa keterlambatan distribusi MBG disebabkan oleh belum terpenuhinya sejumlah perlengkapan operasional dari pihak mitra yayasan.

“Banyak perlengkapan yang belum dipenuhi oleh mitra yayasan, sehingga operasional belum bisa berjalan maksimal,” ujarnya saat dikonfirmasi Media Prioritastv.com.

Lauren juga menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan kapan program MBG akan mulai didistribusikan kepada sekolah dan masyarakat. “Untuk saat ini kami belum bisa memastikan jadwal pasti pelaksanaan MBG,” tambahnya.

Ia pun mengaku telah menyampaikan permohonan maaf kepada pihak sekolah atas keterlambatan tersebut. “Kami sudah menyampaikan permohonan maaf kepada sekolah-sekolah karena belum bisa melakukan pengantaran MBG, mengingat persiapan operasional yang belum sepenuhnya siap,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Mayat Perempuan dalam Kardus di Bandung Ternyata Warga Tanjung Karang Bandar Lampung
Keluarga Klarifikasi, Susannah Bukan Buruh Pengupas Bawang Berupah Rp700 Ribu
Tanda Tangani Pernyataan, Kepala Desa Mandalasari Tasikmalaya dan Seluruh Perangkatnya Dipaksa Mundur
Pelaku Pembacokan Marbot Masjid di Purwakarta Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam karena Masalah Ekonomi
Diduga saat Akan Kumandangkan Adzan, Marbot Tewas Dibacok di Halaman Masjid Perum Metro Cikopo
Viral Pesta Gay di Tempat Hiburan Malam Karawang, Helen’s Theatre Night Disegel
Insiden Kebakaran SPBU Tempuran Karawang, Api Diduga Muncul Saat Thunder Isi BBM
Aksi Brutal di Hajatan Purwakarta Jabar Berujung Korban Tewas, Pelaku Dihadiahi Timah Panas Saat Ditangkap
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 08:54

Mayat Perempuan dalam Kardus di Bandung Ternyata Warga Tanjung Karang Bandar Lampung

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:27

Keluarga Klarifikasi, Susannah Bukan Buruh Pengupas Bawang Berupah Rp700 Ribu

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:55

Tanda Tangani Pernyataan, Kepala Desa Mandalasari Tasikmalaya dan Seluruh Perangkatnya Dipaksa Mundur

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:51

Pelaku Pembacokan Marbot Masjid di Purwakarta Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam karena Masalah Ekonomi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:41

Diduga saat Akan Kumandangkan Adzan, Marbot Tewas Dibacok di Halaman Masjid Perum Metro Cikopo

Berita Terbaru